Dampingi Reses DPRD Babel, Kemenag Dorong Digitalisasi dan Kemandirian Pesantren

oleh -644 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA TENGAH, BERITA-FAKTA.COM -Komitmen untuk memperkuat pembangunan pendidikan keagamaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali ditegaskan. Langkah nyata ini mengemuka dalam kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2026 yang digelar di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Muhajirin Koba, Kabupaten Bangka Tengah, pada Jumat (15/5/2026).

 

banner 336x280

Agenda serap aspirasi ini menjadi ruang dialog interaktif yang mempertemukan pemangku kebijakan dengan masyarakat, guna membahas pengembangan madrasah, pondok pesantren, hingga upaya peningkatan kesejahteraan guru dan siswa.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Me Hoa, didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Pril Marori. Agenda ini juga turut dikawal oleh perwakilan dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta jajaran pimpinan MA dan MTs Al Muhajirin.

 

Dalam dialog bersama masyarakat dan civitas akademika madrasah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Babel, Me Hoa, menegaskan bahwa berbagai kebutuhan sektor pendidikan keagamaan kini menjadi perhatian serius pihak legislatif. Beberapa poin krusial yang disoroti antara lain pembangunan infrastruktur asrama, bantuan bibit tanaman untuk ketahanan pangan sekolah, hingga perluasan program beasiswa.

 

“Kami hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi terkait penambahan asrama, bantuan bibit tanaman, hingga peningkatan beasiswa bagi siswa madrasah akan kami serap dan perjuangkan. Seluruh masukan ini nantinya akan kami sampaikan kepada Gubernur agar dapat menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah,” tegas Me Hoa.

 

Lebih lanjut, Me Hoa juga mengingatkan masyarakat dan pengelola lembaga pendidikan akan pentingnya tertib administrasi. Menurutnya, pembaruan data penerima bantuan, termasuk data valid mengenai pekerjaan orang tua siswa—menjadi kunci utama agar program bantuan pendidikan dan beasiswa dapat tersalurkan secara tepat sasaran serta akurat.

 

Selaras dengan hal tersebut, Plt. Kakanwil Kemenag Babel, H. Pril Marori, menyatakan bahwa Kementerian Agama terus memperkuat dukungan terhadap kemajuan madrasah dan pondok pesantren di wilayahnya. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis yang menyentuh aspek operasional hingga kesejahteraan tenaga pendidik.

 

“Kementerian Agama terus berkomitmen memperkuat pendidikan madrasah dan pondok pesantren. Pemerintah memberikan perhatian besar terhadap bantuan operasional, peningkatan kualitas pendidikan, hingga kesejahteraan guru agar layanan pendidikan keagamaan semakin maju dan berkualitas,” ujar Pril Marori.

 

Ia memaparkan, saat ini pemerintah tengah mendorong percepatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) secara rutin, sekaligus membuka keran program beasiswa bagi guru madrasah yang ingin meningkatkan kualifikasinya.

 

Tidak hanya itu, modernisasi tata kelola juga terus dilakukan melalui digitalisasi layanan bantuan berbasis aplikasi SIMBA, serta peluncuran program inkubasi pesantren yang dirancang untuk memperkuat kemandirian ekonomi lembaga pendidikan keagamaan.

 

“Forum dialog seperti ini sangat penting agar pemerintah dapat mengetahui kebutuhan nyata di lapangan. Aspirasi dari masyarakat, guru, dan siswa menjadi dasar dalam menghadirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran demi kemajuan pendidikan madrasah dan pondok pesantren di Bangka Belitung,” pungkas Pril Marori.

Sumber ; Humas Kanwil Kemenag Babel

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.