Bukan Sekadar Kemah, Pemuda Lintas Agama Pangkalpinang Tinggalkan Jejak Hijau di Ponpes

oleh -367 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA, BERITA-FAKTA.COM – Hari terakhir pelaksanaan Kemah Pemuda Lintas Agama yang diinisiasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pangkalpinang ditutup dengan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan. Bertempat di Pondok Pesantren Daar El Ihsan, puluhan pemuda dari berbagai latar belakang keyakinan melakukan penanaman pohon bersama sebagai bentuk implementasi gerakan ekoteologi pada Minggu (21/6/2026).

 

banner 336x280

Aksi hijau ini menjadi momentum penting yang mempertemukan semangat spiritualitas dan tanggung jawab ekologis. Dalam pelaksanaannya, bibit-bibit pohon tersebut dibawa langsung oleh para peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai sekolah di Kota Pangkalpinang.

 

Secara bergotong-royong tanpa menyekat perbedaan iman, mereka menggali tanah dan menanam aneka jenis bibit, mulai dari tanaman penghijau hingga pohon buah-buahan, di sekeliling lingkungan Pondok Pesantren Daar El Ihsan.

 

Langkah ini mempertegas pesan bahwa menjaga alam adalah panggilan kemanusiaan yang melampaui sekat-sekat perbedaan agama.

 

Wakil Ketua FKUB Kota Pangkalpinang, Dr. H. Iskandar, menjelaskan bahwa aksi ekoteologi ini berjalan selaras dengan visi besar yang diusung oleh FKUB pada tahun ini, yaitu mengawinkan nilai-nilai teologi agama dengan pelestarian alam.

 

“Kita sesuai dengan tema kita pada tahun ini, kita coba untuk melakukan pelestarian lingkungan dan kita berharap kepada anak-anak hari ini menanamkan pohon berbagai macam, ada buah-buahan. Kemudian juga mungkin ini menjadikan kita peninggalan terbaik, penting pelestarian alam yang ada lingkungan ini,” ujar Dr. H. Iskandar saat memberikan keterangan di lokasi kegiatan.

 

Lebih lanjut, Dr. H. Iskandar menekankan bahwa penanaman pohon di area pesantren ini barulah langkah awal yang bersifat seremonial. Harapan yang jauh lebih besar justru diletakkan pada dampak jangka panjang, yakni ketika para pemuda tersebut kembali ke tengah-tengah komunitas dan lingkungan tempat tinggal mereka.

 

“Saya berharap nanti secara simbolis mungkin kita tanam pada hari ini, tapi kita berharap setelah itu anak-anak kita yang mungkin mengikuti kegiatan ini nanti mereka akan pulang kembali kepada tempatnya masing-masing. Nah, ini tentunya menjadi aktor pelestarian lingkungan itu bukan hanya ada di kegiatan ini saja, tetapi juga ikut ketika mereka ada di masyarakat nantinya,” tambah Dr. H. Iskandar dengan nada optimis.

 

Penayangan konsep ekoteologi melalui media praktis ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang peka terhadap krisis lingkungan global. Bagi FKUB Pangkalpinang, kerukunan sejati tidak hanya dibangun melalui dialog antarnarasi suci, melainkan juga lewat kerja bersama dalam merawat bumi yang ditinggali bersama.

 

Dengan selesainya aksi penanaman pohon ini, seluruh rangkaian Kemah Pemuda Lintas Agama FKUB Pangkalpinang resmi berakhir. Para peserta kembali ke sekolah dan komunitas masing-masing dengan membawa piagam penghargaan, kenangan kebersamaan, serta komitmen kuat untuk menjadi agen perubahan yang merawat toleransi sekaligus menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.