Bukan Cuma Ceramah, Penyuluh KUA Girimaya ‘Pikat’ Warga Lewat Tabuhan Rebana

oleh -500 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Dakwah tak selamanya harus disampaikan dari atas podium. Di KUA Kecamatan Girimaya, Pangkalpinang, para Penyuluh Agama Islam memilih jalan yang lebih merakyat dan berirama: menabuh rebana dan melantunkan salawat bersama.

 

banner 336x280

Tepat selepas apel pagi rutin pada Senin (27/7), suasana KUA Girimaya mendadak semarak. Para penyuluh tampak antusias memegang alat musik irama terbang (rebana), fokus menguasai ritme pukulan sekaligus menyelaraskan harmonisasi salawat dalam sesi latihan kesenian hadrah yang diinisiasi instansi tersebut.

 

Langkah ini bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan strategi kebudayaan yang dinilai efektif. Seni tradisi Islami dipandang sebagai media pendekatan dakwah yang ramah, sejuk, dan lebih mudah diterima oleh berbagai lapisan masyarakat di wilayah Girimaya.

 

Plt. Kepala KUA Girimaya, Muhammad Aji Ahadian, menegaskan bahwa seorang penyuluh agama modern dituntut untuk tidak hanya andal dalam teori keagamaan, tetapi juga adaptif terhadap kearifan lokal.

 

“Penyuluh Agama Islam tidak hanya dituntut menguasai wawasan keagamaan secara teoritis, tetapi juga harus memiliki keahlian praktis yang dekat dengan tradisi masyarakat. Seni hadrah adalah wahana dakwah yang sangat baik untuk merajut silaturahmi dan menyampaikan pesan-pesan kebaikan,” ujar Aji usai mendampingi kegiatan tersebut.

 

Melalui pelatihan intensif ini, kreativitas dan kompetensi para penyuluh diuji untuk dikembangkan lebih jauh. Diharapkan, ketika mereka turun langsung ke tengah kegiatan keagamaan warga Pangkalpinang, kehadiran para penyuluh dapat dirasakan lebih hidup, dinamis, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi harmoni sosial masyarakat. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.