Babel Siaga: Terobosan Digital Putra Bangka dalam Mitigasi Karhutla Tercepat di Indonesia

oleh -353 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Menghadapi ancaman musim kemarau panjang yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi meluncurkan Babel Siaga (www.babelsiaga.com).

 

banner 336x280

Layanan digital pemantauan titik api dan pelaporan darurat berbasis wilayah ini digagas langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani dan diperkenalkan dalam Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Karhutla 2026 di Mapolda Babel, Pangkalpinang, Senin (10/8/2026).

 

Hadirnya Babel Siaga mencatatkan sejarah baru dalam mitigasi bencana nasional. Berbekal dukungan armada delapan satelit serta pembaharuan data setiap 10 menit, platform ini menjadi sistem pemantauan karhutla publik tercepat dan paling mutakhir yang dimiliki Indonesia saat ini.

 

Dalam amanatnya di hadapan Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Gubernur Hidayat menekankan pentingnya respons cepat dan pemanfaatan deteksi dini.

 

Pengalaman kelam karhutla pada 2025 menjadi pelajaran berharga bahwa keterlambatan penanganan di tingkat awal dapat memicu meluasnya kebakaran, menurunkan kualitas udara, hingga memukul perekonomian daerah.

 

“Deteksi dini dan tindakan cepat harus menjadi fokus utama penanganan tahun ini. Kita tidak boleh terlambat merespons titik api sekecil apa pun,” tegas Hidayat.

 

Keunggulan Teknologi Satelit 36.000 Kilometer

Keunggulan Babel Siaga terletak pada integrasi pemantauan udara 24 jam nonstop yang disokong delapan satelit dari tiga benua:

 

– Amerika Serikat: Satelit generasi baru Suomi NPP, NOAA-20, dan NOAA-21 dengan sensor VIIRS beresolusi 375 meter mampu mendeteksi percikan api kecil, bahkan pada malam hari.

 

– NASA (AS): Satelit veteran Terra dan Aqua menambah kerapatan lintasan pemantauan lewat sensor MODIS.

 

– Eropa: Satelit Sentinel-3A dan Sentinel-3B milik European Space Agency (ESA) mengisi jam-jam kosong pemantauan dengan resolusi pemetaan hingga 500 meter pada malam hari.

 

– Jepang: Satelit Himawari yang berada di orbit geostasioner pada ketinggian 36.000 kilometer memindai wilayah Indonesia tanpa henti setiap 10 menit.

 

Pemanfaatan satelit Himawari menjadi kunci pembeda utama. Jika platform nasional seperti SiPongi milik KLHK mengandalkan empat satelit polar yang hanya melintas beberapa kali sehari, Babel Siaga mampu menyajikan data perubahan titik api pada menit yang sama saat kebakaran mulai membesar.

 

Platform ini mengolah data mentah satelit secara otomatis hingga menghasilkan nama desa, kecamatan, dan koordinat presisi yang terhubung langsung dengan Google Maps. Algoritma sistem juga secara mandiri melakukan deduplication (penggabungan titik panas dari beberapa satelit untuk satu lokasi api yang sama) serta menyembunyikan titik yang sudah padam agar petugas tidak mendatangi lokasi yang keliru.

 

Bagi masyarakat, platform ini menyediakan notifikasi otomatis di ponsel pintar saat ada hotspot baru di area sekitar. Apabila menemukan kejadian darurat, warga dapat melapor langsung melalui situs web tanpa perlu mengunduh aplikasi atau membuat akun. Berdasarkan lokasi GPS pelapor, sistem secara otomatis meneruskan pesan darurat tersebut ke WhatsApp petugas yang berwenang di wilayah terkait.

 

Sosok penting di balik kecanggihan Babel Siaga adalah Gias Oktario, pemuda asal Bangka berlatar belakang teknologi informasi yang pada 2022 lalu meraih rekor MURI dalam pengembangan metaverse.

 

Gias mengaku tergerak merancang sistem ini setelah melihat proyeksi kemarau panjang serta komitmen kuat Gubernur Hidayat dalam melindungi Bangka Belitung.

 

“Babel ini tanah kelahiran saya. Dari situ muncul pikiran bagaimana deteksi dini karhutla bisa dibuat lebih mudah dan cepat sampai ke petugas maupun masyarakat,” ujar Gias saat dihubungi, Sabtu (15/8/2026).

 

Gias menambahkan bahwa Babel Siaga dirancang untuk mempertemukan deteksi satelit, peran aktif masyarakat, dan kesiapsiagaan petugas di lapangan dalam satu ekosistem yang terpadu.

 

“Pada akhirnya, saya hanya ingin berguna untuk masyarakat Bangka Belitung,” tutupnya.

 

Masyarakat kini dapat memanfaatkan seluruh fitur Babel Siaga secara gratis hanya melalui peramban ponsel di www.babelsiaga.com. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.