PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang kembali menggelar upacara rutin bulanan di halaman kantor pada Senin (19/10/2026). Selain menjadi sarana pemantapan kedisiplinan pegawai, momen apel kali ini terasa istimewa dengan dibagikannya deretan apresiasi atas raihan prestasi nasional dan daerah yang berhasil disabet oleh para ASN Kemenag Pangkalpinang.
Bertindak sebagai pembina upacara, Misno menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pegawai yang telah membawa harum nama instansi di kancah lokal maupun nasional.
Apresiasi khusus diberikan kepada Kartika Sari yang sukses menyabet Juara 2 Lomba Menulis Opini Tingkat Nasional sekaligus Juara 1 Lomba Menulis Biografi Wali Kota Pangkalpinang. Tak hanya di bidang literasi, prestasi memukau juga diukir oleh Novia Natasha di bidang akuntabilitas publik yang berhasil meraih Juara 1 dalam Pelaporan Keuangan.
“Prestasi-prestasi ini adalah bukti nyata komitmen dan kualitas SDM yang kita miliki. Upacara rutin seperti ini sangat penting untuk terus kita laksanakan, tidak hanya sebagai bentuk kedisiplinan, tetapi juga sarana mengapresiasi keberhasilan bersama sehingga Kemenag dapat terus meraih berbagai penghargaan,” ujar Misno dalam amanatnya.
Dalam kesempatan tersebut, Misno menekankan pentingnya menjiwai moto Ikhlas Beramal dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari ASN Kemenag. Ia mengimbau seluruh jajaran untuk senantiasa rajin menyimak dan memperbarui informasi, serta aktif mendukung publikasi kegiatan instansi melalui sajian video Humas agar kerja keras lembaga dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
Menjelang peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober mendatang, Misno turut mengajak seluruh jajaran Kemenag Kota Pangkalpinang untuk bersatu padu dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan rangkaian acara tersebut.
Mengakhiri amanatnya, Misno menekankan arti penting kehadiran dan kebersamaan seluruh pegawai di lingkungan Kemenag. Tak lupa, ia mengajak para peserta upacara untuk menyelipkan doa bagi rekan-rekan sejawat yang berhalangan hadir pada upacara tersebut. (Imelda)











