Akselerasi KBC Lewat MAGIS, Pengawas Kemenag Pangkalpinang Dampingi Guru MAN 1

oleh -629 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Integrasi antara sentuhan humanis dan kemajuan teknologi digital secara konkret dimanifestasikan dalam tata kelola pendidikan madrasah. Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Advis, secara langsung memimpin agenda Pendampingan Kepala Madrasah dan Guru MAN 1 Pangkalpinang dalam Optimalisasi Penggunaan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada platform Madrasah Digitalisasi Sistem (MAGIS), Kamis (30/07/2026).

 

banner 336x280

Langkah strategis ini menandai era baru transformasi pendidikan, di mana platform MAGIS kini secara resmi terintegrasi langsung dengan akun EMISGTK Kemenag milik masing-masing kepala madrasah dan pendidik. Melalui integrasi data secara real-time ini, seluruh manajemen perencanaan, pelaporan, hingga evaluasi kurikulum dapat dipantau secara presisi dan akuntabel.

 

Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) memerlukan dukungan serta supervisi yang sistematis agar setiap paradigma dan nilai dasarnya mampu terinternalisasi dengan tepat. Pengawas madrasah memegang peranan krusial sebagai katalisator untuk memastikan seluruh tahapan implementasi KBC—mulai dari perencanaan instruksional, eksekusi pembelajaran di kelas, hingga proses pemantauan dan evaluasi—berjalan selaras dengan desain dan tujuan besar yang telah dirumuskan.

 

Dalam sesi bimbingan teknis tersebut, Advis menekankan pentingnya sinergi antara pendekatan pedagogis yang memanusiakan siswa dengan kemudahan administrasi digital.

 

“KBC bukan sekadar konsep teoritis, melainkan sebuah pendekatan yang menyentuh dimensi spiritual dan emosional peserta didik. Melalui integrasi ke dalam MAGIS, para guru tidak lagi terbebani oleh mekanisme administrasi yang rumit, melainkan dapat fokus merancang pembelajaran yang bermakna,” ujar Advis di hadapan jajaran tenaga pendidik MAN 1 Pangkalpinang.

 

Pendampingan terstruktur ini dirancang sebagai panduan praktis yang responsif, memberikan arah yang jelas bagi Kepala Madrasah dalam melakukan supervisi akademik, sekaligus mempermudah para guru dalam menyusun serta mengeksekusi rencana pembelajaran harian.

 

Melalui sinergi antara nilai-nilai KBC dan efisiensi sistem MAGIS, implementasi kurikulum ini dioptimalkan untuk membawa perubahan substansial pada ekosistem pendidikan. Harapan utamanya adalah mencetak output peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademis dan berilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki fondasi akhlak mulia, kepekaan emosional, serta kepedulian sosial yang tinggi di tengah dinamika era digital. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.