5 Kali Konsisten! FKUB Pangkalpinang Kembali Satukan Pemuda Lintas Iman Jadi Garda Toleransi

oleh -708 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA, BERITA-FAKTA.COM — Di tengah tantangan global untuk terus merawat kebinekaan dan kelestarian alam, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pangkalpinang kembali mengukir langkah nyata. Mengambil tempat di Pondok Pesantren Trendi Daar El-Ihsan, Desa Petaling, Kabupaten Bangka, kegiatan akbar Kemah Pemuda Lintas Agama Ke-5 Tahun 2026 resmi dibuka pada Jumat (19/06). Selama tiga hari hingga 21 Juni 2026, sebanyak 50 pemuda dari berbagai latar belakang keyakinan akan digembleng bersama untuk menjadi garda terdepan toleransi sekaligus agen penyelamat lingkungan.

 

banner 336x280

Acara dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Pangkalpinang yang hadir mewakili Wali Kota Pangkalpinang. Momentum ini turut dihadiri oleh Ketua Tim KUB Kanwil Kemenag Babel mewakili Plt. Kepala Kanwil Kemenag Babel, Kepala Badan Kesbangpol Pangkalpinang, perwakilan Polsek dan Koramil Mendo Barat, serta unsur forkopimda.

 

Tahun ini, FKUB mengusung tema yang sangat krusial: “Menjadikan Pemuda Sebagai Aktor Pelestarian Alam dan Aktor Kerukunan Hidup Beragama.” Tema ini sengaja dipilih agar generasi muda tidak hanya cakap menjaga stabilitas sosial antarumat beragama, melainkan juga aktif merawat bumi.

 

Langkah ini sejalan dengan prestasi membanggakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berhasil menduduki peringkat ketiga nasional dalam Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) Tahun 2025 dengan nilai impresif 85,41 persen. Capaian tersebut menjadi modal sosial yang besar dan wajib diestafetkan kepada generasi muda.

 

Ketua FKUB Kota Pangkalpinang, Drs. Kholil Mahfudz, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas konsistensi program kerja yang didanai penuh oleh Dana Hibah Pemerintah Kota Pangkalpinang TA 2026 ini. Ia menyoroti pentingnya suasana pesantren dalam membentuk karakter toleransi para peserta.

 

“Ini yang ke-5 kalinya, Alhamdulillah berjalan lancar. Karena ini di pesantren, para peserta dapat mengikuti irama dan tata tertib, saling menghargai, dan insyaallah berjalan dengan baik. Belajar toleransi itu bukan mudah untuk dilaksanakan, tapi Alhamdulillah Pangkalpinang sudah 5 kali sukses menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Drs. Kholil Mahfudz dalam sambutannya.

 

Sebelumnya, Ketua Panitia Indra Idris, S.I.P., dalam laporannya merinci bahwa ke-50 peserta kemah merupakan miniatur kemajemukan Pangkalpinang. Mereka terdiri dari delegasi SMA, SMK, MA se-Kota Pangkalpinang, anggota Paskibraka 2026, Peradah Hindu, hingga santri internal Pondok Pesantren Trendi. Dari total peserta, komposisi keyakinan mencakup 24 umat Islam, 11 Katolik, 10 Kristen, 3 Hindu, 1 Budha, dan 1 Konghucu, yang terdiri atas 39 laki-laki dan 11 perempuan.

 

Selama jalannya perkemahan, para peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan mulai dari diskusi interaktif bersama narasumber kompeten, penguatan karakter dan kepemimpinan, wawasan kebangsaan, hingga permainan edukatif (outbound) untuk merekatkan kebersamaan.

 

Tak hanya berteori, sebagai wujud kepedulian lingkungan, para pemuda lintas agama ini juga dijadwalkan melakukan penanaman bibit tanaman bersama di area sekitar lokasi kemah. Aksi ini menjadi simbolisasi konkret bahwa tunas-tunas perdamaian dan kelestarian alam tengah berakar kuat di dalam jiwa pemuda Pangkalpinang. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.