TPA Mulai Overload, Kemenag-DLH Pangkalpinang Kepung Masalah Sampah dari Hulu

oleh -1075 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Masalah sampah bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan panggilan iman yang harus dijawab dengan tindakan nyata. Bergerak dari filosofi tersebut, Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang resmi menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang dalam sebuah langkah taktis untuk mewujudkan wilayah bebas sampah plastik.

 

banner 336x280

Sinergi besar ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus Demo Pemilahan Sampah langsung oleh Kepala Kantor Kemenag dan Kepala DLH di Aula Kantor Kemenag Pangkalpinang, Jumat (26/06). Langkah konkret ini menjadi penanda dimulainya program inovatif bertajuk “Gerakan Pangkalpinang Asri Bebas dari Sampah”.

 

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Kasubbag TU, para Kasi dan Penyelenggara, serta Satuan Tugas (Satgas) Gerakan Kemenag Pangkalpinang Asri Tanpa Sampah Plastik. Mengawali kegiatan, Ketua Satgas Yohanes Bosco Otto menyampaikan laporan kesiapan timnya dalam mengawal gerakan ini di lapangan.

 

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, menegaskan bahwa penandatanganan PKS ini merupakan buah dari rapat koordinasi yang matang, bukan sekadar konsep di atas kertas.

 

“Memilah sampah adalah kegiatan yang mulia demi menjaga kebersihan lingkungan. Ini adalah implementasi nyata dari Ekoteologi serta penyelarasan dengan Asta Protas Kemenag RI dan ASTA CITA Presiden,” ujar H. Firmantasi.

 

Beliau juga mengingatkan bahwa berbagai bencana alam sering kali dipicu oleh ulah manusia sendiri yang abai terhadap lingkungan, seperti membuang sampah sembarangan.

 

“Melalui kerja sama yang memiliki payung hukum jelas ini, kita optimis dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri, sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat. Ke depan, kami siap melibatkan Satgas dan para Penyuluh Agama untuk membantu sosialisasi di tengah umat,” tampiknya.

 

Senada dengan Kemenag, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang, Fahrizal, menyambut baik kolaborasi lintas sektor ini. Menurutnya, urusan kebersihan lingkungan dan nilai-nilai keagamaan adalah dua hal yang tidak terpisahkan.

 

Fahrizal memaparkan fakta krusial mengenai kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang saat ini sudah mengalami kelebihan muatan (overload). Guna mengatasi masalah tersebut, DLH menekankan bahwa strategi penanganan sampah kini harus bergeser secara radikal ke sektor hulu. Penyelesaian masalah tidak bisa lagi bertumpu di TPA, melainkan wajib diselesaikan sejak dari lingkungan rumah tangga, institusi, hingga lembaga melalui metode pemilahan sampah yang efektif. Untuk mendukung gerakan ini, DLH berkomitmen mengoptimalkan seluruh sarana dan prasarana yang ada secara maksimal, sekaligus menggiatkan kembali gerakan bersih-bersih rutin setiap hari Selasa dan Jumat yang selaras dengan program prioritas presiden.

 

Sebagai bentuk edukasi verbal-praksis, acara ditutup dengan demo pemilahan sampah yang diperagakan langsung oleh Kepala Kemenag dan Kepala DLH di hadapan para peserta. Aksi nyata ini diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag dan masyarakat luas untuk mulai mengubah perilaku terhadap sampah demi bumi yang lebih merawat dan hijau. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.