PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang terus berkomitmen memberikan pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan. Pada Selasa (03/03), Penyuluh Agama Islam Fungsional, Ustazah Dwiyana Ocviyanti, menyambangi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Pangkalpinang untuk memberikan kajian rutin.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini difokuskan pada program pendampingan tahfiz (hafalan) dan murojaah Al-Qur’an. Kehadiran penyuluh di tengah-tengah warga binaan bertujuan untuk menjaga kedekatan mereka dengan nilai-nilai agama selama masa pembinaan.
Dalam sesi tersebut, Ustazah Dwiyana tidak hanya mendengarkan setoran hafalan, tetapi juga memberikan koreksi terhadap tajwid dan fashonah para peserta. Menurutnya, konsistensi dalam murojaah (mengulang hafalan) adalah kunci agar ayat-ayat suci tetap tertanam dalam hati.
“Pembinaan ini bukan sekadar mengejar kuantitas hafalan, melainkan bagaimana Al-Qur’an menjadi pendingin hati dan pedoman perilaku bagi mereka, baik selama di dalam lembaga maupun saat kembali ke masyarakat nanti,” ujar Dwiyana.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin Kemenag Kota Pangkalpinang dalam menjalankan fungsi edukatif dan informatif. Pihak LPKA dan LPP menyambut baik kehadiran penyuluh agama yang dinilai memberikan dampak positif terhadap stabilitas emosional dan perilaku warga binaan.
Melalui bimbingan yang telaten, diharapkan para warga binaan—khususnya anak-anak di LPKA dan perempuan di LPP—memiliki bekal spiritual yang kuat untuk menata masa depan yang lebih baik. (Imelda)












