PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Perwakilan Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Detasemen Khusus (Densus) 88 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengunjungi Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Rabu (06/08).
Kunjungan yang diterima langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Eyde Tusewijaya, S.E., M.M., di ruang kerjanya ini merupakan bagian dari upaya Densus 88 untuk memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga, termasuk Kemenag, dalam menjaga keamanan dan kerukunan umat beragama.
Dalam pertemuan tersebut, Densus 88 dan Kemenag Pangkalpinang berdiskusi mengenai pentingnya kolaborasi dalam mencegah radikalisme dan terorisme melalui pendekatan keagamaan dan sosial.
Selain itu, kunjungan ini menjadi momen bagi Densus 88 untuk menyampaikan undangan kepada Kemenag Pangkalpinang untuk menghadiri acara Doa Bersama Lintas Agama.
Acara yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 16 Agustus 2025, pukul 18.00 WIB di titik nol kilometer Jalan Jenderal Sudirman Pangkalpinang ini mengangkat tema “DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-80: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Acara ini secara khusus mengusung semangat “Konsisten Memperkuat Simpul Seni dan Budaya, Merawat Bangsa, Memperkokoh Toleransi, dan Bergandeng Tangan Melawan Radikal-Terorisme.”
Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan antarumat beragama dan memanjatkan doa bersama bagi kedamaian serta kemajuan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Densus 88 juga meminta kesediaan petugas dari Kemenag Pangkalpinang untuk menjadi pembaca doa pada acara Doa Bersama Lintas Agama.
Menanggapi hal tersebut, Kasubbag TU Kemenag Pangkalpinang, Eyde Tusewijaya, menyambut baik inisiatif Densus 88 dan menyatakan dukungannya terhadap kegiatan doa bersama ini.
Ia menegaskan bahwa Kemenag siap bekerja sama dengan Densus 88 dan semua pihak dalam upaya memelihara kerukunan serta toleransi di Kota Pangkalpinang.
Dengan adanya sinergi antara Densus 88 dan Kemenag, diharapkan upaya pencegahan paham radikal dan terorisme dapat berjalan lebih efektif, sekaligus memperkuat fondasi toleransi dan persatuan di tengah masyarakat. (GV004)











