PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Alunan suara perkusi yang bertenaga berpadu harmonis dengan tiupan pianika dan warna-warni bendera yang berkibar. Pemicu kesemarakan ini mewarnai kawasan Taman Sari (Wilhelmina Park) Pangkalpinang pada Sabtu (06/06). Untuk pertama kalinya, Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Pangkalpinang sukses menggebrak panggung kota lewat ajang bergengsi bertajuk Kids Band Festival.
Mengusung tema “Ceria, Kreatif dan Berprestasi Melalui Seni Musik Anak”, festival ini dirancang khusus untuk melatih kreativitas, motorik, sekaligus mental berkompetisi anak-anak sejak usia dini. Guna mengakomodasi variasi aransemen dan alat musik, panitia membagi kompetisi ke dalam dua kategori utama, yaitu Kategori Tradisional dan Kategori Modern.
Ketua Pelaksana acara menjelaskan bahwa festival ini hadir sebagai respons atas minimnya ruang ekspresi formal bagi pesona bakat seni anak-anak di tingkat pendidikan anak usia dini. Melalui wadah positif ini, anak-anak diharapkan dapat mengekspresikan bakat seni mereka serta membentuk karakter yang berani dan percaya diri sejak usia dini lewat jalur musik.
Ajang perdana yang menyedot perhatian warga ini diikuti oleh enam unit drumband terbaik dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Pangkalpinang. Mereka yang berpartisipasi dan sukses memukau penonton di lapangan di antaranya adalah TK Mauza Abizar, TK Lamya Arif, Paud SKB Ceria, TK Theresia I, TK Santo Paulus, dan TK Budi Mulia.
Dari sekian banyak penampil, salah satu peserta yang sukses mencuri perhatian publik dan dewan juri adalah Drumband Gita Ceria dari TK Lamya Arif. Datang jauh-jauh dari kawasan Jembatan 12, Dealova, sekolah yang berdiri sejak tahun 2017 ini mencatatkan sejarah baru bagi internal mereka. Sebab, kompetisi ini merupakan panggung perdana bagi Gita Ceria dalam ajang resmi yang diselenggarakan oleh PDBI, setelah sebelumnya hanya rutin berpartisipasi dalam parade unjuk gigi saat perayaan HUT Kemerdekaan RI setiap tanggal 17 Agustus.
Kepala TK Lamya Arif, Hasnawati, tidak dapat menyembunyikan rasa bangga sekaligus harunya melihat antusiasme luar biasa dari para anak didiknya yang rata-rata baru menginjak usia 4 hingga 5 tahun.
“Awalnya kami hanya merencanakan 30 anak yang ikut. Namun, melihat semangat anak-anak yang semuanya ingin tampil, akhirnya membengkak menjadi 50 anak. Alhamdulillah, para orang tua sangat mendukung penuh kegiatan ini. Persiapan intensif sendiri kami lakukan selama 2 hingga 3 bulan,” tutur Hasnawati penuh semangat usai anak-anaknya menyelesaikan penampilan.
Di balik performa yang rapi dan memukau di lapangan, ada perjuangan luar biasa dari tim pembimbing Gita Ceria, Tri Hesti dan Tria Rivanda. Mengajarkan ritme dan keselarasan gerak kepada anak balita tentu bukan perkara mudah.
“Suka dukanya luar biasa. Awalnya anak-anak masih sangat kaku, namun karena konsistensi latihan, mereka mulai pandai. Tantangan terbesar adalah formasi patokan saat tampil, anak-anak kadang masih suka bingung posisinya. Namun dari proses ini, kami melihat perkembangan yang luar biasa pada kerja sama tim dan rasa percaya diri mereka,” ungkap Tri Hesti panjang lebar mengenai dinamika latihan.
Apresiasi tinggi diberikan oleh PDBI Kota Pangkalpinang atas kerja keras seluruh peserta, pelatih, dan dukungan orang tua. Guna memotivasi para peserta, panitia telah menyiapkan deretan trofi bergengsi yang diperebutkan.
Pada Kategori Lomba Drumband Modern, panitia menyediakan piala untuk Juara I, II, dan III, serta Harapan I dan II. Sementara untuk Kategori Lomba Drumband Tradisional, dibuka perebutan untuk gelar Juara I. Tidak ketinggalan, panitia juga menyiapkan jajaran Penghargaan Khusus (Special Award) yang meliputi gelar Best Field Commander, Best Drum Mayor, Best Costume, Best Analyst Music, dan Best Color Guard.
Melalui kesuksesan gelaran perdana ini, PDBI Kota Pangkalpinang berharap riak semangat dari Wilhelmina Park ini tidak berhenti sampai di sini. PDBI berkomitmen untuk terus menumbuhkan bibit-bibit unggul pemusik drumband sejak usia dini, sekaligus memproyeksikan Kids Band Festival sebagai agenda tahunan yang dinantikan masyarakat Kota Pangkalpinang di masa-masa mendatang. (Imelda)










