Sang Nakhoda HIPMI Babel: “Jangan Jadi Penonton di Tanah Sendiri, Jadilah Tuan Rumah Ekonomi!”

oleh -754 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Gema semangat membara memenuhi ruangan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) 2026. Ketua BPD HIPMI Bangka Belitung, Dr. Harry Ardianto Arsani, memberikan orasi yang menggetarkan jiwa para pengusaha muda. Ia menegaskan bahwa di tengah melimpahnya harta karun bumi Serumpun Sebalai, haram hukumnya bagi putra daerah hanya duduk berpangku tangan melihat peluang berlalu.

 

banner 336x280

Dr. Harry Ardianto Arsani menggambarkan Bangka Belitung bukan sekadar titik di peta, melainkan permata hijau yang terapung di atas zamrud khatulistiwa.

 

Ia menekankan bahwa potensi daerah ini adalah raksasa yang sedang tertidur dan butuh tangan dingin pengusaha lokal untuk membangunnya.

 

“Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di barisan belakang. Mengapa? Karena Bangka Belitung adalah ‘gudang emas’ yang sangat kaya,” tegasnya dengan nada lugas.

 

Beberapa sektor kunci yang menjadi sorotan antara lain. Tanah kita adalah ibu yang murah hati. Setiap tahun, Babel mampu mengekspor 52 ribu ton RKAB. Lautan kita bukan pemisah, melainkan jembatan rezeki yang menyimpan potensi perikanan luar biasa. Tak hanya timah, kita memiliki harta karun berupa monazite, zircon, hingga silika yang menjadi incaran dunia.

 

Dalam orasinya, Dr. Harry menyelipkan sebuah visi besar. Ia mengibaratkan Indonesia Emas 2045 sebagai sebuah puncak gunung yang hanya bisa didaki jika fondasi pengusahanya kuat.

 

“Saat ini, jumlah pengusaha di Indonesia baru menyentuh angka 3,25%. Padahal, untuk menjadi bangsa yang disegani, kita butuh setidaknya 14% pengusaha. HIPMI adalah rahim yang harus melahirkan kader-kader pendaki tangguh untuk mencapai puncak tersebut,” jelas Dr. Harry.

 

 

Melalui Forbisda 2026, ia berharap munculnya “perkawinan gagasan” yang melahirkan integrasi dan dampak nyata. Ia mengajak seluruh anggota HIPMI untuk menjadi estafet kepemimpinan yang mandiri dan berdaya saing.

 

“Jadikan momen ini sebagai langkah serentak. Kita harus menjadi tuan rumah di tanah sendiri, bukan tamu yang meminta-minta di rumah orang lain,” tambahnya menutup sambutan. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.