PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Suasana khidmat bercampur kehangatan menyelimuti Aula Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang pada Kamis (25/06). Momentum sakral 10 Muharram 1448 Hijriah tidak hanya diperingati sebagai ritual tahunan, melainkan diwujudkan secara nyata melalui aksi kepedulian bertajuk “Lebaran Yatim” yang dipadukan dengan tradisi lokal nganggung.
Mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”, agenda ini menjadi potret nyata bagaimana nilai-nilai religius berpadu selaras dengan kearifan lokal Bangka Belitung dalam mempererat solidaritas sosial dan memuliakan anak-anak yatim.
Hadirnya tradisi nganggung—yaitu membawa dulang berisi makanan untuk disantap bersama—menjadi simbol gotong royong dan kebersamaan yang kuat sepanjang acara. Momentum ini juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkot Pangkalpinang, Muhammad Subhan, serta Wakil Ketua Baznas Pangkalpinang, Paidi. Tampak hadir pula para Kepala Madrasah se-Kota Pangkalpinang beserta tamu undangan lainnya yang ikut membaur dalam kekeluargaan.
Kemeriahan peringatan hari besar Islam ini semakin lengkap dengan prosesi penyerahan hadiah bagi para pemenang Lomba Hafalan Yasin Berkelompok Tingkat Kota Pangkalpinang.
Kompetisi religi yang diikuti oleh berbagai majelis taklim tersebut telah sukses diselenggarakan beberapa hari yang lalu. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas semangat syiar Islam dan kelestarian literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat Kota Pangkalpinang.
Melalui perpaduan aksi sosial, pelestarian budaya nganggung, dan apresiasi terhadap majelis taklim, peringatan 10 Muharram 1448 H ini diharapkan dapat menguatkan fondasi umat serta menebar kemaslahatan yang berkelanjutan. (Imelda)










