Plang Proyek Dinkes Pangkalpinang Beda dengan LPSE, Pemilik CV Aprilian Jaya Abadi Buka Suara  

oleh -308 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Pelaksanaan proyek pekerjaan pemeliharaan gedung kantor pada Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang menuai sorotan. Pasalnya, nama pelaksana yang tertera pada papan informasi proyek di lapangan berbeda dengan data pemenang yang tercantum pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Pangkalpinang.

 

banner 336x280

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut tercatat atas nama kegiatan Belanja Pemeliharaan Gedung Kantor Dinas Kesehatan dengan nomor kontrak 027/001/SPK/EPL-PML/DINKES/APBD/IX/2026 bernilai Rp341.222.959,71. Pada kolom pelaksana proyek tertera nama CV. Aprilian Jaya Abadi.

 

Namun, data resmi LPSE Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) menunjukkan pemenang berkontrak untuk paket pengadaan pekerjaan konstruksi tersebut adalah CV Pangkal Jaya Abadi, perusahaan yang terdaftar dalam keanggotaan GAPENSI dengan pengurus tercatat atas nama Muhammad Nurdiansyah dan Yudhi Uthma Thamrin.

 

Pemilik CV Aprilian Jaya Abadi, Bama Aprilian, menyampaikan keberatan terkait pencantuman nama perusahaannya pada papan proyek tersebut. Saat dikonfirmasi media pada Selasa (6/10/2026), Bama menegaskan bahwa pihak kontraktor maupun instansi terkait tidak pernah meminta izin untuk menggunakan nama perusahaannya.

 

“Saya tidak pernah mengerjakan atau bermain proyek kegiatan tersebut di Kota Pangkalpinang,” ujar Bama saat memberikan klarifikasi.

 

Ia mengimbau agar nama perusahaannya tidak dikaitkan dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang serta pihak kontraktor guna mendapatkan penjelasan resmi terkait ketidaksesuaian data pada papan proyek tersebut. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.