Perkuat Validitas Data Nasional, Kemenag Babel Dorong Madrasah Aliyah Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

oleh -610 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA BARAT, BERITA-FAKTA.COM — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bergerak cepat memperkuat sinergi pendataan nasional. Langkah ini diwujudkan melalui agenda Sosialisasi dan Pendampingan Pengisian Data Sensus Ekonomi 2026 bagi Madrasah Aliyah (MA) Negeri dan Swasta se-Babel, yang digelar secara virtual, Rabu (20/5/2026).

 

banner 336x280

Kolaborasi strategis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini menjadi bukti nyata komitmen Kemenag Babel dalam mendukung penuh agenda besar pendataan ekonomi nasional.

 

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kanwil Kemenag Babel, Pril Marori, menegaskan bahwa keterlibatan madrasah dalam Sensus Ekonomi 2026 adalah kontribusi krusial dalam menyajikan data pembangunan nasional yang akurat, valid, dan tepercaya.

 

“Madrasah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga institusi pelayanan publik yang memiliki aktivitas dan unit layanan yang menjadi bagian integral dari pendataan ekonomi nasional,” ujar Pril Marori saat memberikan arahan.

 

Pril Marori menjelaskan bahwa akurasi data yang disetorkan oleh pihak madrasah akan berdampak langsung pada kualitas kebijakan pemerintah di masa depan, khususnya di sektor pendidikan agama dan keagamaan.

 

Data yang valid ini nantinya akan dijadikan acuan utama dalam perencanaan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Selain itu, suplai data tersebut juga akan menentukan arah kebijakan dalam pengembangan fasilitas pendidikan Islam serta menjadi pijakan strategis untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan di Bangka Belitung.

 

Meningkatnya urgensi agenda ini membuat Pril Marori menginstruksikan kepada seluruh kepala madrasah, kepala tata usaha, dan operator yang hadir untuk mengikuti pendampingan dengan serius dan teliti.

 

“Pastikan seluruh data yang diinput benar, lengkap, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Sinergitas antara Kemenag dan BPS ini adalah bentuk kolaborasi positif antarinstansi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Serumpun Sebalai,” tegasnya.

 

Kegiatan yang dibuka resmi oleh Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sugeng Arianto, ini disambut antusias oleh jajaran kepala madrasah, kepala urusan tata usaha, serta guru di lingkungan Kemenag Babel.

 

Sugeng Arianto menyampaikan apresiasi tinggi atas respons cepat dan dukungan penuh yang diberikan Kanwil Kemenag Babel. Ia mengingatkan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan kerja besar lintas sektoral.

 

“Sensus Ekonomi bukan hanya milik BPS semata, melainkan milik kita bersama. Hasilnya nanti akan dimanfaatkan bersama untuk pembangunan daerah maupun nasional,” terang Sugeng.

 

Sebagai informasi, tahapan Sensus Ekonomi 2026 telah dimulai sejak 1 Mei hingga 31 Agustus 2026 melalui mekanisme pengisian data mandiri (self-enumeration). Setelah tahapan ini selesai, BPS akan menerjunkan petugas lapangan untuk melakukan pendataan langsung mulai 15 Juni 2026.

 

Melalui sosialisasi interaktif ini, tim teknis BPS Babel memberikan pendampingan intensif mengenai mekanisme pengisian kuesioner, pemahaman konsep pendataan, hingga tata cara pelaporan. Kolaborasi ini diharapkan mampu meminimalisasi kekeliruan input data, sekaligus menjamin validitas data madrasah aliyah di Bangka Belitung demi suksesnya Sensus Ekonomi 2026.

Sumber ; Humas Kanwil Kemenag Babel

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.