Perkuat Mitra Strategis Manajemen, IKT PT TIMAH Siap Hadapi Tantangan Industri Pertimahan

oleh -30 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG,BERITA-FAKTA.COM – Memperkuat sinergi dan kolaborasi antara manajemen dan karyawan menjadi salah satu kunci bagi PT TIMAH (Persero) Tbk dalam menghadapi dinamika industri pertimahan sekaligus menjaga keberlangsungan perusahaan.

 

banner 336x280

Komitmen tersebut mengemuka dalam Musyawarah Karyawan Ikatan Karyawan TIMAH (MUSKAR IKT) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Aston, Jumat hingga Minggu (30 Oktober–1 November 2026). Dalam forum tersebut, Riki Febriansyah kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Karyawan TIMAH (IKT) untuk periode 2026–2029.

 

Terpilihnya kembali Riki menjadi momentum untuk melanjutkan penguatan organisasi, mempererat komunikasi antara karyawan dan manajemen, serta memperjuangkan aspirasi karyawan sejalan dengan upaya menjaga keberlangsungan perusahaan.

 

Mengusung tema “Tegakkan Marwah IKT, Bersama Kita Tumbuh untuk Kesejahteraan Karyawan dan Keberlangsungan PT TIMAH (Persero) Tbk Menggapai Kejayaan”, MUSKAR IKT 2026 juga menjadi forum evaluasi organisasi sekaligus merumuskan arah kepemimpinan dan program kerja IKT untuk tiga tahun mendatang.

 

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha PT TIMAH (Persero) Tbk, Harry Budi Sidarta, Kepala Seksi Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edward, serta jajaran pengurus IKT wilayah dan peserta MUSKAR.

 

Dalam sambutannya, Harry Budi Sidarta mengatakan industri pertimahan saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari aspek regulasi, tata kelola pertambangan, pertambangan rakyat hingga tuntutan transformasi perusahaan.

 

Menurutnya, periode 2026–2027 menjadi fase penting bagi PT TIMAH untuk melakukan pembenahan dan penyesuaian organisasi agar semakin adaptif dalam menghadapi perubahan industri.

 

“Perahu PT TIMAH saat ini sedang menghadapi gelombang besar dinamika industri pertimahan. Karena itu, dibutuhkan kekompakan dan sinergi antara manajemen dengan seluruh karyawan untuk bersama-sama menghadapi berbagai tantangan tersebut,” ujarnya.

 

Harry menilai, karyawan merupakan bagian penting dalam proses transformasi perusahaan karena memiliki pemahaman langsung terhadap kondisi operasional dan berbagai tantangan di lapangan. Oleh sebab itu, aspirasi yang disampaikan karyawan melalui berbagai saluran komunikasi menjadi masukan berharga bagi Direksi dalam menentukan kebijakan perusahaan.

 

“IKT harus menjadi mitra strategis manajemen. Bukan hanya menyampaikan aspirasi terkait kesejahteraan karyawan, tetapi juga turut memperjuangkan keberlangsungan perusahaan. Kita harus saling memahami, saling mendukung, dan kompak menghadapi tantangan, baik dari dalam maupun luar perusahaan,” jelasnya.

 

Ia juga berharap IKT dapat memperluas perannya dalam membangun komunikasi dengan para pemangku kepentingan serta menyampaikan aspirasi secara konstruktif demi mendukung kemajuan dan keberlanjutan PT TIMAH.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edward, mengapresiasi pelaksanaan MUSKAR IKT 2026. Menurutnya, tema yang diangkat mencerminkan pentingnya membangun keseimbangan antara kesejahteraan karyawan dan keberlangsungan perusahaan.

 

Ia mengatakan, kedua aspek tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang sejahtera dan produktif, sementara kesejahteraan karyawan juga ditopang oleh perusahaan yang sehat dan memiliki daya saing.

 

“Perusahaan tidak akan mampu mencapai kejayaan secara berkelanjutan apabila kesejahteraan dan keselamatan karyawannya terabaikan. Sebaliknya, kesejahteraan karyawan juga harus didukung oleh perusahaan yang sehat, kokoh, dan memiliki daya saing,” ungkapnya.

 

Edward berharap IKT terus mengambil peran dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis melalui dialog sosial, musyawarah mufakat, serta peningkatan etos kerja dan produktivitas.

 

Ia juga mendorong organisasi karyawan menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab dalam mendukung kemajuan perusahaan.

 

Usai kembali dipercaya memimpin IKT untuk periode 2026–2029, Riki Febriansyah menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi semakin solid, bermartabat, dan mampu menjadi wadah perjuangan aspirasi seluruh karyawan.

 

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan melalui MUSKAR IKT 2026 merupakan amanah sekaligus tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan organisasi dalam memperjuangkan kesejahteraan karyawan tanpa mengesampingkan kepentingan dan keberlangsungan perusahaan.

 

Ia menekankan, kesejahteraan karyawan dan keberlangsungan perusahaan bukanlah dua kepentingan yang saling bertentangan. Keduanya harus berjalan beriringan karena perusahaan yang kuat membutuhkan karyawan yang sejahtera, sementara karyawan juga memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan perusahaan.

 

Riki juga mengajak seluruh anggota IKT untuk menjaga persatuan dan soliditas organisasi, mengedepankan dialog, serta menjadikan perbedaan pendapat sebagai bagian dari proses demokrasi yang konstruktif.

 

“Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan pernah kehilangan persaudaraan. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tetap memiliki satu tujuan, yaitu IKT yang kuat, karyawan yang sejahtera, dan PT TIMAH yang semakin berjaya,” tegasnya.

 

Dengan kepemimpinan baru untuk periode 2026–2029, IKT diharapkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai mitra strategis manajemen sekaligus wadah komunikasi dan perjuangan aspirasi karyawan.

 

Sinergi yang kuat antara manajemen dan karyawan diharapkan menjadi modal penting bagi PT TIMAH untuk menghadapi tantangan industri pertimahan, memperkuat transformasi perusahaan, serta menjaga keberlanjutan bisnis dan kesejahteraan seluruh karyawan. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.