PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Dalam upaya membentengi generasi muda dari dampak negatif pergaulan bebas dan mempersiapkan mentalitas remaja yang tangguh, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Awal Susilo, menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Acara ini berlangsung khidmat di Majelis Taklim Al-Musthofa, Kelurahan Air Kepala Tujuh, pada Minggu (01/03).
Kegiatan yang dimulai selepas salat Zuhur tersebut diikuti oleh sedikitnya 30 peserta yang merupakan perwakilan remaja masjid di seputaran Kelurahan Air Kepala Tujuh. Program BRUS ini menjadi instrumen penting bagi Kemenag dalam memberikan edukasi dini mengenai kedewasaan serta tanggung jawab remaja dalam menghadapi masa depan.
Awal Susilo, dalam penyampaiannya, menekankan bahwa remaja usia sekolah berada pada fase krusial yang membutuhkan arahan tepat, baik dari sisi agama maupun psikososial.
“BRUS bukan sekadar bimbingan biasa, melainkan upaya kita untuk memberikan bekal kepada anak-anak muda agar memiliki kematangan emosional dan spiritual. Kita ingin mereka memahami risiko pernikahan dini serta pentingnya menjaga diri di tengah arus digitalisasi saat ini,” ujar Awal.
Selama sesi bimbingan, para peserta tampak antusias mengikuti diskusi interaktif yang mencakup materi tentang: Pengembangan potensi diri, Manajemen konflik remaja, dan Wawasan keagamaan dalam pergaulan sehari-hari.
Suasana keakraban semakin terasa saat rangkaian acara ditutup dengan buka puasa bersama. Meski dilaksanakan pada hari libur, semangat para remaja masjid ini tidak surut untuk menimba ilmu hingga menjelang waktu berbuka.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang mampu mempererat tali silaturahmi antar-remaja masjid di wilayah Air Kepala Tujuh, sekaligus memastikan peran Penyuluh Agama Islam hadir secara nyata di tengah masyarakat sebagai pembimbing garda terdepan. (Imelda)












