Perkuat Fiqih Janaiz, Penyuluh Kemenag Pangkalpinang Latih Jamaah Majelis Taklim Annisa

oleh -473 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Kewajiban mengurus jenazah (fardhu kifayah) kerap menjadi tantangan tersendiri di tengah masyarakat, khususnya dalam memastikan seluruh prosesi pemulasaraan berjalan sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Menjawab kebutuhan tersebut, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang menggelar pelatihan dan penyuluhan pemulasaraan janaiz bagi jajaran pengurus serta jamaah Majelis Taklim Annisa di Masjid Al-Fattah, Sabtu (15/08/2026).

 

banner 336x280

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Sutiani selaku Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Pangkalpinang yang bertindak sebagai narasumber utama, dengan didampingi oleh Siska. Pelatihan teknis ini dirancang untuk memberikan pemahaman teoritis sekaligus praktik langsung mengenai tata cara pengurusan jenazah secara benar, efektif, dan santun.

 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Majelis Taklim Annisa, Maryani, serta Koordinator Janaiz Kelurahan Rejosari, Hj. Suryati. Kehadiran para tokoh penggerak keagamaan tingkat lokal ini menegaskan pentingnya sinergi antara Kementerian Agama dan kelompok pembinaan umat dalam memperkuat kapasitas literasi keagamaan praktis di tingkat akar rumput.

 

Dalam pemaparannya, Sutiani menekankan bahwa prosesi pemulasaraan jenazah—mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga memakamkan—bukan sekadar ritual fisik, melainkan bentuk penghormatan terakhir yang agung terhadap seorang muslim.

 

“Pengurusan jenazah merupakan tanggung jawab sosial dan spiritual. Melalui penyuluhan ini, kami ingin memastikan jamaah wanita memiliki rasa percaya diri, keberanian, serta pemahaman fiqih yang akurat sehingga tidak ada lagi keraguan saat dihadapkan pada tugas mulia ini di lingkungan keluarga maupun tetangga,” ujar Sutiani di hadapan puluhan jamaah.

 

Materi pelatihan dikemas secara aplikatif. Para peserta diajak memahami tingkatan ketelitian saat memandikan jenazah, teknik memotong dan merangkai kain kafan agar efisien namun tetap menutupi aurat secara sempurna, hingga simulasi tata cara shalat jenazah.

 

Ketua Majelis Taklim Annisa, Maryani, menyambut positif inisiatif Kemenag Kota Pangkalpinang. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat krusial mengingat kaderisasi petugas pemulasaraan jenazah perempuan di tingkat kelurahan masih relatif terbatas.

 

Melalui edukasi berkelanjutan ini, Kemenag Kota Pangkalpinang berharap Majelis Taklim Annisa dapat menjadi pelopor kemandirian pemulasaraan jenazah perempuan di wilayah Kelurahan Rejosari dan sekitarnya, sekaligus memperkokoh pelayanan keagamaan berbasis masyarakat. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.