Penyuluh Kemenag Pangkalpinang Bekali Catin Pangkalbalam Ilmu Keluarga Sakinah

oleh -415 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang terus memperkuat komitmen dalam menjalankan instruksi Menteri Agama RI untuk mewujudkan ketahanan keluarga nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui pemberian Bimbingan Perkawinan (Bimwin) secara intensif bagi calon pengantin (catin) yang diselenggarakan di KUA Kecamatan Pangkalbalam, Selasa (12/05).

 

banner 336x280

Dalam giat tersebut, dua Penyuluh Agama Islam Kemenag Pangkalpinang yang bertugas di KUA Pangkalbalam, Sutiani dan Siska, hadir sebagai narasumber. Keduanya memberikan pembekalan mendalam kepada 6 pasang calon pengantin mengenai manajemen rumah tangga dan penguatan spiritual sebagai fondasi utama keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

 

Sutiani menegaskan bahwa Bimwin ini merupakan langkah konkret Kemenag dalam mendukung program prioritas Menteri Agama. Fokus utamanya adalah mencetak keluarga yang tangguh guna meminimalisir angka perselisihan dan perceraian di tengah masyarakat.

 

“Sesuai arahan Menteri Agama, Kemenag melalui KUA di sini penyuluh Agama hadir untuk memastikan setiap pasangan memiliki bekal yang cukup sebelum melangkah ke pelaminan. Kami ingin membangun keluarga yang tidak hanya kuat secara agama, tetapi juga memiliki ketahanan sosial dan ekonomi yang baik,” ujar Sutiani di sela-sela bimbingan.

 

Menariknya, kegiatan yang berlangsung di Balai Nikah KUA Pangkalbalam ini turut menggandeng BKKBN Kota Pangkalpinang. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi komprehensif yang menyentuh aspek kesehatan, terutama mengenai perencanaan keluarga dan pencegahan stunting.

 

Siska menambahkan bahwa keterlibatan BKKBN sangat krusial dalam memberikan perspektif kesehatan reproduksi bagi para catin.

 

“Penyuluh Kemenag fokus pada penguatan mental-spiritual dan hukum pernikahan, sementara BKKBN melengkapi dari sisi kesiapan fisik dan kesehatan. Sinergi ini adalah upaya kami melahirkan generasi masa depan yang berkualitas dari akar keluarga yang sehat,” jelas Siska.

 

Keenam pasang peserta tampak antusias mengikuti diskusi interaktif. Melalui program rutin ini, Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang membuktikan bahwa KUA bukan sekadar tempat pencatatan nikah, melainkan pusat edukasi dan bimbingan yang solutif bagi masyarakat dalam membangun peradaban melalui keluarga yang harmonis. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.