PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Semarak ibadah di bulan suci Ramadan kian terasa di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Pangkalpinang. Pada Jumat (13/03), Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang sekaligus sekretaris umum PD IPARI Kota Pangkalpinang, Ustazah Dwiyana Ocviyanti, hadir memberikan siraman rohani sekaligus bimbingan keagamaan bagi para warga binaan.
Dalam kajian yang berlangsung khidmat tersebut, Ustazah Dwiyana memfokuskan materi pada “Dahsyatnya Doa di 10 Hari Terakhir Ramadan”. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan ibadah pada fase penutup bulan suci, di mana terdapat malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.
“10 hari terakhir bukan saatnya mengendorkan semangat, justru ini adalah garis finis di mana doa-doa terbaik dipanjatkan. Kami mengajak para warga binaan untuk memperbanyak istighfar dan doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW, khususnya memohon ampunan Allah SWT,” ujar Dwiyana di hadapan para jemaah.
Kegiatan rutin yang dilakukan oleh para penyuluh ini mendapat sambutan positif dan dukungan penuh dari pimpinan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan keaktifan para penyuluhnya dalam menyentuh berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah aktif Ustazah Dwiyana dan kawan-kawan penyuluh lainnya. Kehadiran mereka di LPP bukan sekadar menjalankan tugas, tapi merupakan bentuk pelayanan negara dalam memastikan hak-hak spiritual warga binaan terpenuhi,” ungkap Firmantasi.
Ia berharap, materi mengenai doa dan amalan di penghujung Ramadan ini dapat menjadi bekal spiritual bagi warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan religius saat kembali ke masyarakat nantinya. (Imelda)









