Penyuluh Agama Kemenag Pangkalpinang Hadiri Rakor P2P: Sehat Itu Bagian dari Ibadah

oleh -148 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Dalam upaya memperkuat benteng kesehatan masyarakat melalui pendekatan lintas sektor dan keagamaan, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Neng Ilma Aprilyanti, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor bersama Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang. Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi di Grand Manunggal Hotel Pangkalpinang, Senin (05/10/2026).

 

banner 336x280

Rakor yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (05–07 Oktober 2026), ini mengangkat tema besar: “Penguatan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Untuk Mewujudkan Pangkalpinang Sehat, Maju dan Berdaya Saing, Satu Langkah SMART (Seimbang, Mapan, Amanah, Rukun, dan Tangguh) Bersatu Kendalikan Penyakit Wujudkan Pangkalpinang Maju.”

 

Kehadiran unsur penyuluh agama dalam forum kesehatan ini menegaskan pentingnya peranan edukasi berbasis nilai-nilai keagamaan sebagai salah satu pilar pencegahan penyakit di tengah masyarakat. Melalui sinergi ini, pendekatan kesehatan tidak lagi hanya mengandalkan intervensi medis semata, melainkan juga menyentuh aspek spiritual, sosial, dan edukasi moral.

 

Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Pangkalpinang, Neng Ilma Aprilyanti, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor ini merupakan langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif warga Pangkalpinang terhadap pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

 

“Pencegahan dan pengendalian penyakit bukan sekadar urusan teknis medis, tetapi juga berkaitan erat dengan pola hidup, kedisiplinan, dan pemahaman keagamaan yang mengajarkan bahwa menjaga kesehatan adalah bagian dari ibadah dan amanah. Melalui rakor ini, kami siap menyelaraskan pesan-pesan kesehatan dengan bahasa keagamaan yang humanis agar lebih mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Neng Ilma di sela-sela kegiatan.

 

Semangat SMART (Seimbang, Mapan, Amanah, Rukun, dan Tangguh) yang menjadi fondasi dalam tema rapat koordinasi kali ini dinilai sangat relevan dengan peran penyuluh agama yang bersentuhan langsung dengan basis komunitas di tingkat kelurahan dan majelis taklim.

 

Selama tiga hari pelaksanaan, rakor ini fokus merumuskan strategi penanganan dan pencegahan berbagai penyakit menular maupun tidak menular di Kota Pangkalpinang. Forum ini juga menjadi wadah evaluasi program P2P sekaligus memperkuat jejaring komunikasi antarinstansi pemerintah, fasilitas kesehatan, serta tokoh masyarakat dan agama.

 

Melalui integrasi program antara Dinas Kesehatan dan Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, diharapkan angka kesakitan dapat ditekan secara signifikan. Sinergi ini sekaligus menjadi bukti komitmen bersama dalam mewujudkan Pangkalpinang yang tidak hanya maju dan berdaya saing secara ekonomi dan pembangunan, tetapi juga sehat dan tangguh secara kualitas sumber daya manusia. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.