Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Mei 2025 Turun 13,63%, BYD Masih Dominasi Pasar

oleh -212 Dilihat
oleh
Foto: BYD M6 masih mendominasi ditengah penurunan pasar mobil listrik.
Foto: BYD M6 masih mendominasi ditengah penurunan pasar mobil listrik.
banner 468x60

JAKARTA, BERITA-FAKTA.COM – Penjualan mobil listrik di Indonesia pada Mei 2025 menunjukkan tren penurunan.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), total penjualan wholesale mobil listrik jenis Battery Electric Vehicle (BEV) hanya mencapai 6.391 unit, turun 13,63% dibandingkan bulan sebelumnya.

banner 336x280

Meski pemerintah terus menggelontorkan insentif pajak, seperti PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 10% sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025, performa pasar mobil listrik belum menunjukkan peningkatan signifikan.

BYD Kuasai Pasar, Produksi Lokal Masih Tertinggal
Grup BYD asal China tetap memimpin pasar mobil listrik BEV di Indonesia. Model BYD Sealion 7 menjadi yang terlaris dengan penjualan 1.232 unit, meski turun 31,28% dari bulan sebelumnya.

Posisi kedua dan ketiga juga dikuasai BYD, dengan MPV listrik BYD M6 (1.184 unit) dan Denza D9 (630 unit). Namun, sebagian besar penjualan BYD berasal dari impor utuh dari China, bukan produksi lokal.

Di sisi lain, beberapa merek lokal menunjukkan potensi. Chery J6, SUV listrik off-road yang dirakit di Bekasi, mencatat penjualan 580 unit.

Wuling juga berkontribusi dengan Air EV dan Cloud EV (masing-masing 419 unit) serta Binguo EV (210 unit), yang semuanya diproduksi di Cikarang.

Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Mei 2025
Berikut adalah daftar penjualan mobil listrik terlaris di Indonesia pada Mei 2025:

BYD Sealion 7: 1.232 unit

BYD M6: 1.184 unit

Denza D9: 630 unit

Chery J6: 580 unit

Wuling Air EV: 419 unit

Wuling Cloud EV: 419 unit

Geely EX5: 377 unit

Hyundai Ioniq 5: 226 unit

Wuling Binguo EV: 210 unit

BYD Seal: 203 unit

Pasar Otomotif Indonesia Lesu
Tidak hanya segmen mobil listrik, pasar otomotif secara keseluruhan juga mengalami penurunan.

Sepanjang Januari-Mei 2025, penjualan mobil wholesale turun 5,5% menjadi 316.981 unit, sementara penjualan retail anjlok 9,2% menjadi 328.852 unit.

Tantangan dan Harapan ke Depan
Dominasi mobil listrik impor menunjukkan tantangan besar bagi industri otomotif lokal untuk meningkatkan kapasitas produksi BEV.

Meski demikian, kehadiran model lokal seperti Chery dan Wuling memberikan harapan bahwa ekosistem mobil listrik dalam negeri dapat berkembang.

Apakah insentif pemerintah dan strategi baru dari produsen lokal mampu membalikkan tren penurunan ini? Pantau terus perkembangan pasar mobil listrik di Indonesia. (RN/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.