PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan sekadar rutinitas seremonial penyambutan siswa baru. Lebih dari itu, momentum ini menjadi batu pijakan krusial untuk menanamkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan nilai religius sejak hari pertama sekolah.
Guna memastikan misi tersebut berjalan optimal, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Roswita, melakukan aksi turun lapangan dengan menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) sekaligus pembinaan Guru PAI (GPAI) di SD Negeri 62 Pangkalpinang, Rabu (15/07).
Kehadiran Roswita di sekolah tersebut disambut hangat oleh Kepala SDN 62 Pangkalpinang, Putika, bersama Guru PAI, Lulu Mutmainah. Langkah pengawasan ini dirancang sebagai komitmen bersama untuk menjaga mutu pembelajaran agama sekaligus memastikan iklim sekolah tetap kondusif bagi tumbuh kembang karakter siswa.
Dalam peninjauannya, Roswita melihat langsung bagaimana para siswa baru diajak beradaptasi dengan budaya sekolah yang positif. Ia menekankan bahwa MPLS adalah fase krusial dalam membentuk fondasi spiritual anak yang harus dikawal secara konsisten.
“Guru PAI memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan komitmen kuat untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas layanan pembelajaran,” tegas Roswita di sela-sela arahannya.
Tidak hanya memantau jalannya MPLS bagi siswa baru, Roswita juga memberikan pembinaan intensif guna mendongkrak profesionalisme guru dalam mengajar. Ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola administrasi pembelajaran agar proses transfer ilmu berjalan lebih terstruktur dan akuntabel. Di samping itu, para pendidik juga didorong untuk mengadopsi metode pembelajaran modern yang berpusat pada siswa (student-centered learning), sehingga suasana kelas tidak lagi kaku, melainkan menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi tumbuh kembang anak.
Langkah proaktif dari Kemenag ini disambut baik oleh pihak sekolah. Kepala SDN 62 Pangkalpinang, Putika, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kunjungan pembinaan ini. Menurutnya, evaluasi berkala seperti ini menjadi suntikan motivasi bagi sekolah untuk terus berbenah.
“Kunjungan ini sangat bermanfaat sebagai sarana evaluasi sekaligus pemantik semangat kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di SDN 62,” ujar Putika.
Senada dengan Kepala Sekolah, Guru PAI SDN 62 Pangkalpinang, Lulu Mutmainah, mengaku siap mengimplementasikan seluruh arahan yang diberikan demi meningkatkan kualitas pembelajaran agama di kelasnya.
Melalui sinergi pemantauan dan pembinaan ini, SDN 62 Pangkalpinang diharapkan mampu menciptakan ekosistem belajar yang tidak hanya aman, nyaman, dan inklusif, tetapi juga melahirkan generasi muda yang cerdas secara akademis dan kokoh secara spiritual. (Imelda)









