PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) harus menjadi gerbang awal yang menyenangkan dan edukatif bagi peserta didik baru. Guna memastikan hal tersebut berjalan optimal, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Roswita, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) sekaligus pembinaan intensif di SD Darul Adzkar Islamic School.
Kedatangan Pengawas PAI ini disambut hangat oleh Kepala Sekolah SD Darul Adzkar Islamic School, Mita Sari, didampingi dua Guru PAI, Amel dan Syarifudin. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab yang sarat akan semangat kolaborasi demi mendongkrak mutu pendidikan agama di sekolah.
Dalam peninjauannya, Roswita menegaskan pentingnya menciptakan atmosfer MPLS yang ramah anak, disiplin, dan mampu menanamkan budaya positif sejak dini. Tidak hanya memantau siswa baru, ia juga memberikan pembinaan khusus kepada para guru PAI setempat terkait implementasi metode pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa.
“Pengawasan ini bukan sekadar pemantauan formal, melainkan bentuk pendampingan profesional. Kami ingin memastikan guru-guru PAI terus berkembang dan berinovasi,” ujar Roswita.
Ia menambahkan, lewat monev dan pembinaan yang berkelanjutan, proses pembelajaran PAI diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia.
Merespons kunjungan tersebut, Kepala SD Darul Adzkar Islamic School, Mita Sari, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas arahan serta masukan yang diberikan oleh Pengawas PAI.
Menurut Mita, kehadiran pengawas menjadi suntikan motivasi besar bagi jajaran tenaga pendidik di sekolahnya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan pendidikan.
Melalui momentum monev ini, sinergi antara Pengawas PAI, kepala sekolah, dan guru diharapkan semakin solid dalam mewujudkan visi bersama: melahirkan generasi masa depan yang cerdas, berkarakter kuat, dan berakhlakul karimah. (Imelda)










