Misteri Siang Bolong di Diskominfo Pangkalpinang: Silaturahmi Hangat atau Isyarat Badai yang Berselimut Kabut?

oleh -988 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Suasana tenang di penghujung siang menjelang perayaan agung Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah mendadak berdesir kencang. Ombak tanda tanya besar menyapu pelataran Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pangkalpinang ketika jarum jam tepat bertengger di angka dua siang. Tanpa ada guntur yang mendahului, sepasukan lengkap Korps Adhyaksa dari Kejaksaan Negeri Pangkalpinang tiba-tiba menapakkan kaki di sana, memantik sejuta teka-teki yang menuntut jawaban di tengah masyarakat.

 

banner 336x280

Bak rombongan yang membawa mendung di siang bolong, kedatangan tim penyidik berkostum cokelat khas hukum ini memicu detak jantung birokrasi berdenyut lebih cepat. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari dinding-dinding internal instansi, kedatangan yang terbilang mendadak ini hanya disambut oleh Sekretaris Dinas bersama dua Kepala Bidang (Kabid) serta jajaran staf. Sang Nakhoda utama Kepala Dinas Kominfo bersama satu Kabid lainnya tak tampak batang hidungnya, konon terhalang benteng regulasi karena sedang menjalani masa cuti resmi.

 

Ketidakhadiran pimpinan tertinggi ini kian mengesalkan rasa penasaran publik. Langkah kaki para penegak hukum yang begitu senyap namun berbobot ini seketika menjelma menjadi teka-teki silang raksasa di benak masyarakat. Gerangan apa yang membawa pasukan berseragam tegas itu mendatangi rumah pengelola informasi publik tersebut? Apakah sekadar kunjungan kerja yang manis, ataukah ada tabir misteri yang sedang perlahan dikuak?

Sebelum melangkahi pintu masuk dinas, Kepala Intelijen Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Anjas, menyapa awak media yang telah bersiaga.

 

“Kedatangan kami hanya sekadar sosialisasi saja, tidak ada hal lain,” ujarnya dengan nada bicara yang tidak seperti biasa.

 

Jika biasanya untaian kalimat yang keluar dari lisan sang jaksa penegak hukum terdengar bagai dentuman genderang yang tegas, lugas, dan kaku, siang itu untaian kalimatnya meluncur begitu santai. Meski begitu, terselip riak keterkejutan yang tipis di raut wajahnya; sebuah ekspresi yang tak dapat disembunyikan sepenuhnya ketika menyadari bahwa langkah kaki mereka telah terendus tajam oleh radar penciuman awak media.

 

Masyarakat kini hanya bisa menahan napas, menanti dengan sabar apakah riak-riak kecil di siang hari itu akan menjelma menjadi gelombang besar pemeriksaan, ataukah benar-benar menguap sebagai kunjungan kerja biasa. Publik tentu berharap, setiap ketukan pintu dari sang penegak hukum merupakan sebuah langkah kuratif dan preventif di hulu.

 

Bagaimanapun juga, langkah aktivasi dan pengawasan di awal musim seperti ini laksana memasang payung sebelum hujan badai melanda. Semoga kehadiran Kejaksaan Negeri di rahim Diskominfo Pangkalpinang mampu menjadi benteng kokoh yang memangkas segala potensi kejadian kelam di kemudian hari sebuah ikhtiar nyata demi menjaga marwah birokrasi agar tetap bersih dan berjalan di atas rel kebenaran yang semestinya. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.