LimbahPangkalpinang.id Siap Kolaborasi Atasi Sampah di Pangkalpinang: Ubah Limbah Jadi Penghasilan

oleh -207 Dilihat
oleh
banner 468x60

Pangkalpinang, Berita-Fakta — LimbahPangkalpinang.id menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan berbagai pihak

Hal itu untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Pangkalpinang, yang mencapai 120–160 ton per hari.

banner 336x280

Inisiatif ini diungkapkan Direktur Utama LimbahPangkalpinang.id, Aang, dalam acara Ruang Diskusi tentang pengelolaan sampah.

Kegiatan itu yang diselenggarakan oleh Hipmi Pangkalpinang bersama para calon wali kota, Selasa (22/7/2025).

 

Sampah: Bukan Masalah, Tapi Peluang Ekonomi

Aang menegaskan bahwa sampah bukan hanya masalah, melainkan peluang ekonomi baru.

“Kami hadir dari kepedulian terhadap Pangkalpinang. Sampah bisa menjadi ladang penghasilan jika dikelola dengan baik. Kami siap bersinergi dengan semua pihak untuk mengurangi permasalahan sampah,” ujarnya.

 

Ia menyoroti tingginya volume sampah non-organik, khususnya plastik, seperti botol dan gelas sekali pakai dari kafe dan warung kopi di seputaran kota.

“Sampah plastik ini, jika dikelola dengan baik, bisa menghasilkan pendapatan baru. Kami ingin mengubah cara pandang bahwa sampah bukan beban, tapi potensi cuan,” jelas Aang.

 

Fokus pada Sampah Plastik

Saat ini, LimbahPangkalpinang.id fokus pada pengelolaan limbah plastik karena jenis sampah ini sulit terurai dan belum terkelola optimal.

“Kami mulai dari plastik karena jumlahnya besar dan belum dikelola dengan baik. Ke depan, kami berencana ekspansi ke limbah jenis lain,” tambahnya.

 

LimbahPangkalpinang.id berkomitmen menampung dan membeli sampah plastik dari kafe, warung kopi, hotel, instansi, hingga langsung dari masyarakat.

Langkah ini diharapkan mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

 

Sinergi untuk Kota Bebas Sampah

Dengan tempat penampungan sampah yang kini hampir mencapai kapasitas maksimal, Aang menekankan pentingnya kerja sama semua pihak.

“Kami membuka diri untuk kolaborasi dengan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat agar permasalahan sampah di Pangkalpinang dapat teratasi,” katanya.

 

Inisiatif LimbahPangkalpinang.id menjadi angin segar dalam upaya mengelola sampah secara berkelanjutan.

Dengan pendekatan berbasis ekonomi, program ini diharapkan mampu mengurangi beban lingkungan sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat. (ADV/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.