Lampaui Target Nasional, Ini Strategi Baru Kemenag Babel Matangkan Tata Kelola Data

oleh -787 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bergerak cepat dalam mematangkan tata kelola data berbasis statistik. Langkah ini ditegaskan melalui rapat finalisasi hasil penilaian tingkat kematangan statistik pada tingkat Kemenag Kabupaten/Kota se-Bangka Belitung yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah, H. Pril Marori, di ruang kerjanya pada Rabu (03/06/2026).

 

banner 336x280

Rapat yang dihadiri oleh Tim Data, Evaluasi, dan Pelaporan tersebut menjadi momentum krusial untuk memetakan kesiapan setiap satuan kerja (satker) daerah. Berdasarkan hasil pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Indeks Pembangunan Statistik (IPS) di tingkat kabupaten/kota, tim penilai menemukan masih adanya sejumlah dokumen pendukung (eviden) yang belum terpenuhi secara optimal.

 

Menyikapi adanya beberapa poin yang belum terpenuhi, Plt. Kakanwil Kemenag Babel, H. Pril Marori, menginstruksikan agar hasil evaluasi ini segera disampaikan ke daerah. Kekurangan eviden tersebut ditemukan tersebar di tiga domain utama penilaian, yang meliputi aspek kebijakan terkait regulasi lokal dan dasar hukum pelaksanaan statistik, aspek kelembagaan yang menyoroti kesiapan struktur organisasi serta SDM pengelola data, hingga aspek pengelolaan data yang menyangkut alur pengumpulan, pengolahan, serta penyajian data di lapangan.

 

Dalam waktu dekat, Kanwil Kemenag Babel dijadwalkan akan merilis hasil penilaian tersebut secara transparan melalui Zoom Meeting kepada seluruh jajaran Kemenag Kabupaten/Kota.

 

“Nanti akan ada penekanan secara administratif kepada para penanggung jawab di tingkat Kemenag Kabupaten/Kota. Hal ini penting agar seluruh jajaran memberikan atensi penuh, bergerak cepat untuk memperkaya eviden, dan tidak menganggap remeh pengelolaan data,” tegas Pril Marori di sela-sela rapat.

 

Langkah administratif ini diambil guna memastikan bahwa setiap satker di daerah memiliki komitmen yang sama dalam mendukung keterbukaan dan validitas data instansi.

 

Sementara itu, Ketua Tim Data, Evaluasi, dan Pelaporan Kanwil Kemenag Babel, Yuni Herawati, menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti arahan pimpinan. Menurut Yuni, sosialisasi mengenai pentingnya penilaian IPS ini sebenarnya telah dilakukan secara masif ke tingkat kabupaten/kota sebelum tahapan evaluasi dimulai.

 

Yuni menambahkan, keseriusan Kanwil Kemenag Babel dalam mengawal penilaian ini bukan tanpa alasan. Kementerian Agama RI mematok target nasional untuk nilai IPS berada di angka 2,00. Sementara itu, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki standar yang tinggi berkaca pada capaian tahun lalu.

 

“Pada penilaian tahun 2025 lalu, Kanwil Kemenag Babel sudah berhasil meraih nilai 2,86 dengan predikat Baik. Kita ingin capaian yang sudah bagus di tingkat Kanwil ini juga berbanding lurus dengan kualitas kematangan statistik di tingkat Kabupaten/Kota,” ungkap Yuni.

 

Di akhir keterangannya, Yuni menjelaskan bahwa urgensi dari penilaian tingkat kematangan statistik ini tidak sekadar untuk mengejar angka atau pemenuhan formalitas birokrasi.

 

“Tujuan utama dari penilaian ini adalah mengukur kesiapan dan kualitas riil penyelenggaraan kegiatan statistik pada setiap unit kerja. Hasil dari LKE ini akan menjadi fondasi dan cetak biru (blueprint) bagi kita dalam merencanakan peningkatan kualitas statistik secara berkelanjutan, terukur, dan terarah di masa depan,” pungkasnya.

 

Dengan adanya evaluasi berkala ini, Kanwil Kemenag Babel optimis seluruh satuan kerja di bawah naungannya mampu menyajikan data keagamaan dan pendidikan yang akurat, mutakhir, serta akuntabel guna mendukung pengambilan kebijakan pemerintah yang tepat sasaran. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.