PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Aktivitas pertambangan di kawasan perairan Laut Sampur hingga Pasir Padi menuai sorotan tajam. Berdasarkan dokumen Surat Perintah Kerja Penambangan (SPKP) Mitra Laut Sampur untuk periode operasional hingga 31 Maret 2026, tercatat sebanyak 25 badan usaha (CV) bermitra dengan izin total hanya 111 unit Ponton Isap Produksi (PIP).
Namun, kondisi di lapangan menunjukkan hal yang bertolak belakang. Jumlah PIP yang beroperasi aktif memburu pasir timah di perairan tersebut diperkirakan melonjak drastis hingga mendekati 1.000 unit.
Berdasarkan data resmi SPKP Mitra PT Timah yang dihimpun, berikut adalah rincian perusahaan beserta kuota unit yang terdaftar:
Nama Mitra Usaha (CV) dan Nomor SPKP, Masa Operasional dan Jumlah Unit serta Lokasi.
1. CV Tri Sula Tin 0433.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 10 unit Laut Sampur
2. CV Bumi Bangka 0431.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 10 unit Laut Sampur
3. CV GLA Berkah Saudara 0430.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 10 unit Laut Sampur
4. CV Abadi Sejahterah 0447.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 2 unit Laut Sampur
5. CV Timah Indonesia Perkasa 0429.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 10 unit Laut Sampur
6. CV Banca Solusi Indonesia 0432.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 10 unit Laut Sampur
7. CV Tambang Rekayasa Mineral 0440.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 6 unit Laut Sampur
8. CV Pelangi Berkat 0442.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 4 unit Laut Sampur
9. CV Berkah Tambang Berlimpah 0449.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 7 unit Laut Sampur
10. CV Putra Mineral Abadi 0054.Tbk/SPKP.PIP-3130/26-S11.415 Jan – 31 Mar 2026 2 unit Laut Sampur
11.CV Timah Muara Karang 0426.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 2 unit Laut Sampur
12. CV Tinspirae Global Ventures 0044.Tbk/SPKP.PIP-3130/26-S11.405 Jan – 31 Mar 2026 4 unit Sampur / Batu Belubang
13. CV Wiratama Pertiwi 0438.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 5 unit Laut Sampur
14. CV Torabika Manise 0453.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 3 unit Laut Sampur
15. CV Rumpun Pratama
0450.Tbk/SPKP.PIP-3130/25-S11.401 Jan – 31 Mar 2026 2 unit Laut Sampur
16. CV Aji Restu Nirwana 0043.Tbk/SPKP.PIP-3130/26-S11.405 Jan – 31 Mar 2026 2 unit Laut Sampur
17. CV Raqia Mandiri Sejahtera 0474.Tbk/SPKP.PIP-3130/26-S11.410 Jan – 31 Mar 2026 4 unit Laut Sampur
18. CV Hiero Jaya Persada 0067.Tbk/SPKP.PIP-3130/26-S11.426 Jan – 31 Mar 2026 2 unit Laut Sampur
19. CV Alkhalifi Global Anugrah0071.Tbk/SPKP.PIP-3130/26-S11.408 Jan – 31 Mar 2026 4 unit Laut Sampur
20. CV Tin Bintang Sembilan 0060.Tbk/SPKP.PIP-3130/26-S11.422 Jan – 31 Mar 2026 2 unit Laut Sampur
21. CV Eka Jaya Mineral
0061.Tbk/SPKP.PIP-3130/26-S11.422 Jan – 31 Mar 2026 2 unit Laut Sampur
22. CV Maria Kita 0059.Tbk/SPKP.PIP-3130/26-S11.429 Jan – 31 Mar 2026 2 unit Laut Sampur
23. CV Mutiara Belitung Perkasa 0058.Tbk/SPKP.PIP-3130/26-S11.419 Jan – 31 Mar 2026 2 unit Laut Sampur
24. CV Baroka Inti Perkasa 0071.Tbk/SPKP.PIP-3130/26-S11.403 Feb – 31 Mar 2026 2 unit Laut Sampur
25. CV Raja Jaya Makmur 0040.Tbk/SPKP.PIP-3130/26-S11.420 Jan – 31 Mar 2026 2 unit Laut Sampur
Perbedaan mencolok antara data dokumen dan realita di perairan ini memicu dugaan adanya unit ponton ilegal tanpa SPKP yang beroperasi bebas di kawasan tersebut.
Dampak dari masifnya penambangan ini menyeret perbaikan fungsi kawasan Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang. Area di belakang rumah ibadah Pura kini dilaporkan beralih fungsi menjadi dermaga lalu lintas angkutan penambang, sekaligus lokasi dok pembuatan dan perakitan PIP. Sejumlah pihak menyebut perakitan unit tersebut diduga banyak dimiliki oleh pihak luar Pulau Bangka.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik terkait pengawasan dari Pemerintah Kota Pangkalpinang dan pihak berwenang. Masifnya aktivitas penambangan dan alih fungsi fasilitas di kawasan tersebut memunculkan desakan agar pihak berwenang segera turun tangan melakukan pengawasan ketat, evaluasi izin, serta penindakan hukum jika ditemukan indikasi pelanggaran wilayah maupun pembiaran pertambangan ilegal.
Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih mengupayakan konfirmasi resmi dari Pemerintah Kota Pangkalpinang, PT Timah Tbk, dan aparat penegak hukum setempat terkait disparitas data unit ponton serta alih fungsi lahan di Tanjung Bunga. (Tim AWAM Babel)









