BANGKA, BERITAFAKTA.COM – Bak air mengalir tanpa henti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka dengan sigap mempersiapkan segala tetek bengek demi pesta demokrasi yang akan datang. Tak tanggung-tanggung, KPU Bangka bak seorang dermawan yang siap menggelontorkan dana tak sedikit untuk pemeriksaan kesehatan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di Jakarta. Anggaran yang disiapkan pun mencengangkan, layaknya sebongkah berlian yang berkilauan: Rp21 juta untuk calon pria dan Rp22 juta untuk calon wanita.
Hal ini terungkap saat KPU Bangka menerima berkas pendaftaran bakal pasangan calon Feri Insani dan Syahbudin. Dengan wajah berseri, Ketua KPU Bangka, Sinarto menyampaikan bahwa berkas pasangan ini telah diterima dan dinyatakan lengkap.
“Tadi proses-proses sudah kita lalui, penyerahan berkas pun sudah kita lalui, sudah kita terima, dan sudah kita verifikasi berkas pencalonan bakal pasangan calon Feri Insani dan Syahbudin, kami nyatakan diterima,” terang Sinarto, seolah melukiskan sebuah kemenangan kecil di awal.
Namun, seperti sebuah labirin yang penuh teka-teki, pertanyaan pun menyeruak dari para pewarta. Salah satunya menanyakan status pengunduran diri calon Bupati sebagai PNS. KPU Bangka, dengan tenang, menjelaskan bahwa fokus saat ini adalah verifikasi berkas yang telah masuk.
“Hari ini kita memverifikasi bekas semua bekas yang disampaikan ke kita masuk ke kita, kita lakukan verifikasi dan bekas yang dikirim tadi kita terima,” jelasnya, menepis segala keraguan.
Proses verifikasi ini akan terus berjalan hingga 21 Juli, sebelum pengumuman resmi pada 22 Juli. Tak hanya itu, semua berkas akan melewati survei faktual, bak seorang detektif yang menyelidiki setiap sudut informasi, termasuk ijazah dan keterangan lainnya, sesuai Keputusan KPU Nomor 604.
Dan yang paling menjadi sorotan, bagaikan embun pagi yang menyejukkan, adalah konfirmasi bahwa seluruh biaya pemeriksaan kesehatan bakal calon di Jakarta akan ditanggung penuh oleh KPU Kabupaten Bangka.
Anggaran ini, bak harta karun yang tersembunyi, sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Jadi, para bakal calon tak perlu pusing memikirkan biaya, karena KPU Bangka telah menanggungnya, seolah menjadi payung pelindung bagi mereka.
Kini, bola ada di tangan para bakal calon.
Akankah mereka mampu melewati setiap tahapan, ataukah impian mereka akan layu sebelum berkembang? Hanya waktu yang akan menjawab. (MJ001)













