Kepala Seksi Penmad Kemenag Pangkalpinang Berikan Tanggapan Terkait Imbauan BIAS bagi Siswa

oleh -199 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, Abdul Halim, S.H.I., M.H., memberikan tanggapan terkait imbauan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kepada seluruh siswa di lingkungan madrasah. Tanggapan ini disampaikan Abdul Halim di ruang kerjanya pada Senin (04/08/2025).

 

banner 336x280

Menurut Abdul Halim, BIAS merupakan program pemerintah yang sangat penting untuk dilaksanakan. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif dari pihak madrasah dan wali murid menjadi kunci suksesnya program ini.

 

“Kami sangat mendukung penuh program BIAS ini. Imunisasi adalah salah satu bentuk ikhtiar kita untuk melindungi anak-anak dari berbagai penyakit yang berbahaya,” ujarnya.

 

Abdul Halim menjelaskan bahwa BIAS memiliki manfaat besar bagi kesehatan anak-anak usia sekolah. Imunisasi ini bukan hanya melindungi individu, tetapi juga menciptakan kekebalan kelompok di lingkungan sekolah. Dengan demikian, penyebaran penyakit menular dapat dicegah secara efektif.

 

“Pentingnya BIAS adalah untuk melindungi anak-anak dari penyakit serius seperti Campak, Rubella, Difteri, dan Tetanus. Penyakit-penyakit ini bisa berdampak fatal jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa semua siswa mendapatkan imunisasi ini sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Abdul Halim juga menyampaikan mengenai jadwal pelaksanaan BIAS di lingkungan madrasah. Ia telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang untuk memastikan seluruh madrasah mendapatkan jadwal yang jelas.

 

“Secara umum, BIAS dilaksanakan pada bulan Agustus untuk imunisasi Campak dan Rubella bagi anak kelas 1 SD/MI dan vaksin HPV bagi anak kelas 5, serta anak kelas 6 dan 9 (Imunisasi Kejar). Sementara itu, pada bulan November, akan dilaksanakan imunisasi Difteri Tetanus (DT) bagi siswa kelas 1, serta Difteri Tetanus (Td) bagi siswa kelas 2 dan 5,” paparnya.

 

Abdul Halim mengimbau seluruh pihak sekolah, orang tua, dan siswa untuk tidak ragu dan memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.

 

“Mari bersama-sama kita jaga kesehatan anak-anak kita agar dapat tumbuh dan belajar dengan optimal,” tutupnya. (M3L)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.