PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan secara aktif dalam Evaluasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) Semester I Tahun 2026 yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (20/07/2026).
Kegiatan evaluasi tingkat nasional ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kemenag RI, Nur Arifin. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya konsistensi seluruh satuan kerja dalam mengawal agenda reformasi birokrasi dan menjaga integritas pelayanan publik.
Di tingkat daerah, evaluasi berfokus pada pemantauan dan akselerasi pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Tahun 2026. Forum ini menjadi langkah strategis bagi Kemenag Kota Pangkalpinang untuk memastikan seluruh indikator pemenuhan berjalan beriringan sesuai target yang ditetapkan pusat.
Hadir memimpin jalannya evaluasi mewakili Kepala Kantor, Kasubbag TU, Eyde Tusewijaya. Kegiatan ini juga diikuti secara intensif oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam, Penyelenggara Buddha, serta para operator Person in Charge (PIC) dari setiap area perubahan.
Dalam kesempatannya, Kasubbag TU Eyde Tusewijaya menegaskan bahwa arahan dari Pusat menjadi pelecut semangat bagi jajaran di daerah untuk menyempurnakan dokumen pendukung (eviden).
“Proses evaluasi ini menjadi tolok ukur sejauh mana dampak nyata dari pembangunan Zona Integritas yang telah kita jalankan. Melalui pencatatan dan data dukung yang valid pada LKE, kita optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan pendidikan bagi masyarakat Pangkalpinang,” ujar Eyde.
Melalui koordinasi intensif bersama para operator PIC area, Kemenag Kota Pangkalpinang bergerak cepat untuk melengkapi seluruh LKE Semester I demi mewujudkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). (Imelda)










