Kemenag Pangkalpinang Garap Kurikulum Berbasis Cinta di MA Darussalam

oleh -813 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, secara resmi membuka Workshop Penyusunan Kurikulum Madrasah Aliyah (MA) dan Modul Ajar yang Baik di MA Darussalam, Rabu (20/05/2026). Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (22/05) ini dirancang untuk mendongkrak mutu instrumen pembelajaran di lingkungan madrasah.

 

banner 336x280

Dalam sambutannya, H. Firmantasi menekankan pentingnya adaptasi dan kesiapan tenaga pendidik dalam menyusun perangkat kurikulum yang dinamis. Menurutnya, modul ajar yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam menciptakan proses belajar-mengajar yang efektif, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

 

“Kurikulum dan modul ajar bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan kompas bagi guru untuk mencetak generasi madrasah yang unggul dan berkarakter,” ujar Firmantasi di hadapan para peserta.

 

Usai dibuka secara resmi, kegiatan workshop langsung dilanjutkan dengan pembekalan materi intensif. Kemenag Kota Pangkalpinang menghadirkan dua Pengawas Madrasah, Suarni dan Advis, sebagai narasumber untuk mengawal peningkatan kompetensi para guru selama tiga hari ke depan.

 

Pada sesi pertama di hari Rabu, Suarni langsung membedah materi krusial mengenai teknis dan metodologi pembuatan modul ajar yang ideal. Ia mengingatkan bahwa modul ajar harus dirancang secara sistematis agar mampu menstimulasi kreativitas siswa di kelas.

 

“Modul ajar adalah peta bagi guru. Jika petanya jelas dan menarik, maka arah pembelajaran akan jauh lebih terukur dan menyenangkan bagi siswa,” jelas Suarni.

 

Penyampaian materi teoretis tersebut akan langsung diuji dalam sesi praktis. Pada Kamis (21/05), Suarni dijadwalkan memandu para guru dalam sesi praktik pembuatan modul ajar yang mengintegrasikan konsep Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Pendekatan ini diharapkan mampu menyentuh sisi emosional dan psikologis siswa, sehingga proses transfer ilmu berjalan lebih humanis.

 

Sementara itu, pada hari terakhir pelaksanaan workshop, Jumat (22/05), giliran Advis yang akan mengambil alih panggung selaku narasumber. Advis akan mengupas tuntas strategi penyusunan Kurikulum MA secara komprehensif, guna memastikan kurikulum yang dirancang oleh MA Darussalam tetap selaras dengan regulasi terbaru serta visi misi madrasah.

 

Melalui rangkaian materi pembekalan dan praktik langsung dari tim pengawas ini, MA Darussalam ditargetkan mampu merampungkan draf kurikulum dan modul ajar siap pakai demi menyongsong tahun ajaran baru. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.