PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Gelak tawa dan riak kemeriahan anak-anak berusia dini menyelimuti kawasan Taman Dealova, Kota Pangkalpinang, Kamis (3/9). Ratusan anak dengan busana kreatif penuh warna tampak antusias memadati area terbuka hijau tersebut untuk mengikuti Pawai Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Agenda tahunan yang diinisiasi oleh Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Pangkalpinang ini melibatkan tidak kurang dari 11 Raudhatul Athfal (RA) dan Bustanul Athfal (BA) se-Kota Pangkalpinang.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, dengan didampingi Pengawas Madrasah Hj. Rohani, staf Seksi Pendidikan Madrasah, H. Indra Oktaria serta Ketua IGRA Kota Pangkalpinang, Tri Murtini.
Dalam sambutannya, H. Firmantasi menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi IGRA dalam menghadirkan ruang edukasi sejarah dan kebangsaan bagi anak usia dini. Menurutnya, pawai ini bukan sekadar ajang tampil busana atau parade semata, melainkan sarana penanaman nilai kepahlawanan sejak dini.
“Hari ini kita melaksanakan pawai dalam rangka HUT ke-81 RI. Kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan oleh IGRA sebagai warisan kepada anak-anak kita agar mereka tumbuh dengan rasa cinta yang mendalam kepada Indonesia,” ujar H. Firmantasi di hadapan ratusan peserta dan wali murid.
H. Firmantasi turut memberikan penghargaan tinggi kepada seluruh jajaran pendidik dan orang tua murid yang telah mencurahkan energi serta dukungan penuh demi terselenggaranya acara ini. Sinergi antara pihak sekolah dan keluarga dinilai menjadi kunci utama dalam membentuk karakter generasi muda yang solid.
Melalui momentum ini, penanaman nilai kebangsaan dapat ditanamkan secara alami sejak usia raudhatul athfal lewat sajian kegiatan yang menyenangkan. Tak hanya itu, agenda tahunan ini juga terbukti ampuh memperkuat sinergitas serta hubungan harmonis antara tenaga pendidik, orang tua, dan instansi Kementerian Agama. Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan ini membawa pesan perdamaian yang mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan demi mendukung kemajuan daerah dan negara di masa depan.
“Terima kasih kepada para orang tua dan guru yang telah mendukung penuh acara ini. Mari kita terus menjaga persatuan dan kedamaian, sehingga negeri yang kita cintai ini bisa terus melangkah maju, berdaulat, adil, dan makmur,” tuturnya.
Pawai yang berlangsung hangat ini ditutup dengan pelepasan parade peserta yang menyusuri rute di sekitar Taman Dealova, diiringi sorak-sorai masyarakat sekitar yang turut menyaksikan keceriaan para penerus bangsa tersebut. (Imelda)









