Kawal Kota Toleransi Terbaik, Kemenag Babel Dorong Penguatan Kolaborasi dan Literasi Digital FKUB Pangkalpinang

oleh -98 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Ketua Tim Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Ihsan Syarif, menghadiri pelantikan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pangkalpinang periode 2026–2031. Kehadiran jajaran Kemenag Babel tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk mengawal predikat Pangkalpinang sebagai kota dengan tingkat toleransi terbaik kedua di Indonesia.

 

banner 336x280

Di sela kegiatan yang berlangsung di Pangkalpinang pada Jumat (6/11/2026), Ihsan Syarif memberikan dukungan penuh atas pesan strategic yang disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin. Menurutnya, arahan Wali Kota mengenai kolaborasi lintas sektor dan kewaspadaan terhadap dinamika ruang digital merupakan dua pilar utama dalam menjaga stabilitas kerukunan umat beragama.

 

Ihsan Syarif mengapresiasi penegasan Wali Kota Saparudin yang menyebut predikat toleransi tinggi Pangkalpinang sebagai kebanggaan sekaligus tantangan besar. Kemenag Babel, kata Ihsan, menyambut baik sinergi antara FKUB dan Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk memperluas jangkauan program kerukunan di lapangan.

 

“Gambaran kerukunan di Pangkalpinang—seperti kawasan rumah ibadah berdampingan di Tanjung Bunga hingga pusat kota—merupakan bukti keharmonisan yang sangat konkret. Apa yang disampaikan Bapak Wali Kota bahwa keberadaan FKUB menjadi sangat penting adalah sinyal kuat bahwa penguatan moderasi beragama harus terus digelorakan bersama,” ujar Ihsan.

 

Ia menambahkan, evaluasi dan peningkatan skala program kerja FKUB sebagaimana didorong oleh Wali Kota sangat sejalan dengan arah kebijakan Kanwil Kemenag Babel. Kemenag berkomitmen memberikan bimbingan teknis serta memfasilitasi program-program inovatif FKUB yang menyentuh langsung lapisan masyarakat.

 

Ihsan Syarif juga secara khusus menggarisbawahi imbauan Wali Kota Saparudin terkait kewaspadaan di media sosial dan pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI). Derasnya arus informasi digital dan kecenderungan framing berita tanpa konteks dinilainya sebagai ancaman nyata bagi kondusivitas antarumat beragama.

 

“Pesan Wali Kota agar masyarakat dan tokoh agama bijak di media sosial—dengan mengedepankan konfirmasi (tabayyun) serta berbicara hal-hal positif—sangat krusial. Tokoh agama di dalam FKUB harus mampu menjadi filter narasi provokatif di ruang digital agar kedamaian di Kota Pangkalpinang tidak ternoda oleh kesalahpahaman informasi,” jelasnya.

 

Dengan dilantiknya pengurus FKUB Kota Pangkalpinang periode 2026–2031 di bawah kepemimpinan H. Merayu Sukma, Kemenag Babel siap hadir sebagai mitra strategis dalam memfasilitasi dialog lintas iman, pendampingan regulasi, hingga peningkatan kapasitas pengurus.

 

“Membangun kerukunan adalah bagian dari pengabdian dan ibadah. Kami di Kanwil Kemenag Babel optimistis, kepengurusan baru ini mampu menjadikan FKUB sebagai rumah bersama yang kokoh untuk menopang keberhasilan pembangunan di Kota Pangkalpinang,” pungkas Ihsan. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.