Jejak Nyata dari Maulan Aklil: Molen-Zeki Usung Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Pangkalpinang

oleh -454 Dilihat
oleh
Foto: Jejak dari Maulan Aklil (Molen) saat kegiatan Infrastruktur Livelihood Berbasis Kawasan (ILBK) tempat pengolahan sampah Reduce-Reuse-Recyle (TPS 3R), pada Jumat (23/12/2022).
Jejak dari Maulan Aklil (Molen) saat kegiatan Infrastruktur Livelihood Berbasis Kawasan (ILBK) tempat pengolahan sampah Reduce-Reuse-Recyle (TPS 3R), pada Jumat (23/12/2022).
banner 468x60

Pangkalpinang, Berita-Fakta — Kota Pangkalpinang menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah akibat meningkatnya volume limbah dan keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Menyadari urgensi isu ini, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil dan Zeki Yamani (Molen-Zeki), menjadikan pengelolaan sampah sebagai salah satu prioritas utama dalam program kerja mereka.

banner 336x280

Pasangan yang diusung oleh Partai Gerindra ini mengusung visi HARMONI dengan fokus pada pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Program unggulan mereka mencakup penerapan teknologi modern untuk mengolah sampah menjadi energi, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan transformasi limbah menjadi sumber energi alternatif.

“Dalam diskusi dengan Pak Molen, pengelolaan sampah menjadi program utama yang akan dijalankan pasangan Molen-Zeki jika terpilih memimpin Pangkalpinang. Ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo untuk menjadikan sampah sebagai sumber energi,” ungkap Erzaldi Rosman, Ketua DPD Partai Gerindra Bangka Belitung, dalam pernyataannya beberapa waktu lalu.

Maulan Aklil, atau yang akrab disapa Molen, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Kami, pasangan HARMONI, berkomitmen untuk menciptakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Ini bukan hanya soal kebersihan kota, tetapi juga tentang masa depan energi yang lebih hijau,” ujar Molen dalam sebuah pertemuan dengan masyarakat.

Teknologi Pengolahan Sampah Jadi Energi

Program Molen-Zeki mencakup pemanfaatan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), yang telah terbukti efektif di beberapa daerah.

Prototipe mesin PSEL mampu mengurangi beban TPA sekaligus menghasilkan listrik dari limbah rumah tangga dan industri.

 

“Dengan teknologi ini, kami ingin mengubah tantangan sampah menjadi peluang energi yang berkelanjutan,” tambah Molen.

Penerapan teknologi PSEL ini diharapkan tidak hanya mengatasi masalah sampah di Pangkalpinang, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan jangka panjang.

Langkah ini sekaligus mendukung upaya pemerintah pusat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

 

Dukungan Masyarakat dan Langkah ke Depan

Program pengelolaan sampah berkelanjutan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Pangkalpinang, yang mengharapkan solusi nyata untuk masalah lingkungan di kota mereka.

 

Pasangan Molen-Zeki berjanji untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk komunitas lokal dan sektor swasta, guna memastikan keberhasilan program ini.

 

Dengan komitmen kuat dan dukungan Partai Gerindra, pasangan Molen-Zeki optimistis dapat membawa perubahan positif bagi Pangkalpinang.

 

Program ini menjadi salah satu wujud nyata dari visi mereka untuk menjadikan kota ini lebih bersih, modern, dan berkelanjutan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.