Jaga Predikat Barometer Toleransi, Pemkot dan Kemenag Pangkalpinang Tetapkan Pengurus Baru FKUB

oleh -195 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) secara resmi menggelar rapat penetapan dan pemilihan pengurus harian Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pangkalpinang periode 2026–2031. Pertemuan penting yang berlangsung di Ruang Pertemuan Badan Kesbangpol Pangkalpinang pada Jumat (9/10/2026) tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat harmoni serta merawat keberagaman di “Kota Pangkal Kemenangan”.

 

banner 336x280

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Pangkalpinang, H. Agustu Afendi, dengan didampingi Kepala Badan Kesbangpol Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi. Agenda ini turut dihadiri seluruh calon pengurus FKUB yang merupakan tokoh-tokoh pilihan representasi dari berbagai organisasi keagamaan lintas iman di Kota Pangkalpinang.

 

Dalam keterangannya, Kepala Badan Kesbangpol Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon, menjelaskan bahwa agenda ini digelar menyusul telah berakhirnya masa bakti kepengurusan FKUB periode sebelumnya pada Agustus lalu. Pihaknya memastikan seluruh usulan nama calon pengurus baru telah melalui prosedur resmi berdasarkan rekomendasi masing-masing organisasi keagamaan serta telah disetujui oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang selaku Ketua Dewan Penasihat FKUB.

 

Donal menambahkan, formatur kepengurusan periode 2026–2031 tetap mempertahankan struktur proporsional yang disesuaikan dengan demografi dan komposisi pemeluk agama di Kota Pangkalpinang. Dari total 17 anggota formatur, unsur agama Islam diwakili oleh 11 orang, Buddha 2 orang, serta masing-masing 1 orang perwakilan dari agama Kristen, Katolik, Konghucu, dan Hindu. Pertemuan ini difokuskan untuk menentukan susunan pengurus harian sebelum nantinya diterbitkan Surat Keputusan (SK) resmi dan dilanjutkan ke prosesi pelantikan.

 

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Pangkalpinang, H. Agustu Afendi, menyampaikan apresiasi mendalam dari Wali Kota Pangkalpinang atas dedikasi pengurus FKUB periode sebelumnya. Ia mengungkapkan bahwa kontribusi aktif FKUB telah membawa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meraih peringkat ketiga nasional dalam Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB), di mana Kota Pangkalpinang tampil sebagai penyumbang skor tertinggi sekaligus menduduki peringkat pertama di tingkat provinsi.

 

Mengulas rekam jejak toleransi daerah, Agustu mengisahkan pengalamannya saat mendampingi Gubernur Lemhannas Agum Gumelar pada era pascareformasi. Kala itu, di tengah himpitan krisis ekonomi dan dinamika sosial yang memicu perpecahan di berbagai daerah, Kota Pangkalpinang terbukti mampu menjaga iklim yang kondusif, aman, dan damai hingga perekonomian warga kembali bangkit.

 

Belajar dari catatan sejarah tersebut, ia meyakini dalam situasi sulit sekalipun Pangkalpinang tetap rukun, apalagi di tengah kondisi daerah yang makin stabil saat ini. Oleh karena itu, pengurus baru diharapkan tidak hanya mempertahankan capaian yang ada, tetapi juga terus mendongkrak kinerja moderasi beragama di tengah masyarakat.

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, memberikan apresiasi atas sinergi kokoh yang selama ini terjalin antara FKUB, Pemerintah Daerah, dan Kementerian Agama. Namun, ia mengingatkan agar seluruh elemen tidak cepat berpuas diri, mengingat dinamika perkotaan yang cepat dapat membawa potensi gesekan sosial layaknya fenomena gunung es yang tidak tampak di permukaan.

 

Firmantasi meneladani keberhasilan pengurus FKUB sebelumnya yang sukses mengawal lahirnya Sekolah Tinggi Agama Khonghucu Negeri (SETIAKIN)—perguruan tinggi keagamaan Khonghucu negeri pertama di Indonesia—sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam menyediakan pendidikan inklusif.

 

Selain itu, berdirinya Masjid Agung Kubah Timah yang berdampingan langsung dengan Gereja GPIB Maranatha menjadi simbol ikonik toleransi yang sangat kuat di jantung kota.

 

Ia berharap FKUB periode baru ini terus dipimpin oleh sosok-sosok yang menyejukkan dan mengayomi agar program pemeliharaan kerukunan dapat terus berjalan beriringan dengan kebijakan pemerintah.

 

Melalui proses musyawarah untuk mufakat yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, seluruh peserta rapat secara bulat menyepakati struktur pengurus harian FKUB Kota Pangkalpinang periode 2026–2031. Kepemimpinan FKUB trust diberikan kepada H. Merayu Sukma yang terpilih sebagai Ketua, didampingi Endro Lukito sebagai Wakil Ketua I, Erkandi sebagai Wakil Ketua II, Indra sebagai Sekretaris I, Hj. Trisnawati Arnia Ningsih sebagai Sekretaris II, serta Fajar Agustiawan yang dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.