Hari Pramuka ke-65 di Bangka Belitung: Dorong Generasi Muda Berkreasi dan Siap Hadapi Era Digital

oleh -321 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Pril Marori, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran krusial dalam mendukung ketahanan nasional, khususnya swasembada pangan, serta mempersiapkan generasi muda menuju visi Indonesia Emas.

 

banner 336x280

Hal ini disampaikannya saat bertindak sebagai Pembina Upacara pada Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang diselenggarakan oleh Satuan Karya Pramuka (Saka) Amal Bakti Tingkat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Lapangan MAN 1 Pangkalpinang, Jumat (14/8/2026).

 

Di hadapan ratusan peserta upacara yang terdiri dari Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, serta jajaran Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka), Pril Marori membacakan amanat tertulis dari Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka. Dalam amanatnya, ia menggarisbawahi perjalanan panjang 65 tahun Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter bangsa.

 

“Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma yang menjadi pedoman hidup setiap anggota Pramuka telah terbukti mampu membentuk pribadi yang tangguh menghadapi perubahan zaman. Hari Pramuka bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat komitmen bersama membangun karakter bangsa menuju Indonesia Emas,” tegas Pril Marori.

 

Lebih lanjut, Pril Marori menyoroti integrasi Peringatan Hari Pramuka tahun ini dengan Jambore Nasional ke-XII 2026 yang mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.” Tema ini selaras dengan program Asta Cita ke-2 Pemerintah RI.

 

Menurut Pril, kontribusi Pramuka tidak bisa dipandang sebelah mata dalam isu ketahanan nasional.

 

“Pramuka memandang swasembada pangan bukan sekadar persoalan tanam-menanam, melainkan mencakup pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, serta kepedulian lingkungan. Pendidikan kepramukaan kini berkembang dari learning by doing menjadi learning, creating, and solving, belajar, mencipta, dan menyelesaikan persoalan nyata,” jelasnya.

 

Menutup amanatnya, Plt. Kakanwil Kemenag Babel ini juga mengingatkan pentingnya Gerakan Pramuka menjadi benteng bagi generasi muda di tengah tantangan global, mulai dari perubahan iklim, era kecerdasan buatan (AI), hingga ancaman perundungan dan penyalahgunaan narkoba. Melalui gotong royong dan penguasaan teknologi yang terarah, Pramuka diharapkan terus relevan mencetak agen perubahan.

 

Upacara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan berbagai atraksi dan demonstrasi unjuk ketangkasan dari para Pramuka Penegak, membuktikan kesiapan mereka mengaplikasikan pesan-pesan kemandirian yang disampaikan oleh sang Pembina Upacara. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.