Hadiri Maulid di MIN 2, Kakan Kemenag Pangkalpinang Tekankan Akhlak dan Toleransi

oleh -118 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, menambah kekhidmatan dan kesemarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pangkalpinang pada Kamis (03/09). Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi momentum krusial dalam memperkuat komitmen pembentukan karakter generasi muda yang Islami dan berwawasan kebangsaan.

 

banner 336x280

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Membentuk Pribadi yang Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia” tersebut turut dihadiri oleh Pengawas Madrasah, Hj. Rohani, beserta jajaran staf Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, para tenaga pendidik, paguyuban orang tua wali murid dan seluruh siswa MIN 2 Pangkalpinang.

 

Kepala MIN 2 Pangkalpinang, Asritawani, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi hingga rangkaian acara berjalan lancar. Ia menjelaskan bahwa momen peringatan hari besar Islam ini disandingkan dengan pembagian hadiah perlombaan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang telah diselenggarakan pada pekan-pekan sebelumnya.

 

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami haturkan kepada seluruh pihak, baik jajaran Kemenag, para guru, maupun orang tua murid yang telah mendukung penuh kegiatan hari ini. Selain memperingati Maulid Nabi, hari ini kami juga membagikan hadiah perlombaan HUT ke-81 RI sebagai bentuk apresiasi atas semangat para siswa,” ujar Asritawani.

 

Dalam arahan dan pembinaannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, menegaskan bahwa Rasulullah SAW diutus oleh Allah SWT sebagai uswatun hasanah—teladan utama—bagi seluruh umat manusia. Ia mengajak seluruh keluarga besar MIN 2 Pangkalpinang untuk terus membudayakan selawat sebagai bukti keimanan dan kecintaan kepada Nabi.

 

H. Firmantasi juga menyoroti pentingnya menjaga toleransi dan keharmonisan di tengah keberagaman bangsa. Menurutnya, meneladani Rasulullah berarti juga harus mengamalkan kasih sayang antar-sesama tanpa memandang perbedaan.

 

“Cinta kepada Nabi Muhammad SAW diwujudkan dengan memperbanyak solawat dan menyayangi sesama manusia. Walaupun kita berbeda-beda, kita tetap satu dalam bingkai Indonesia. Siapa yang mencintai Rasulullah, insyaallah akan bersamanya di surga kelak,” tegas H. Firmantasi.

 

Lebih lanjut, ia mengingatkan para siswa untuk senantiasa meneladani sifat Rasulullah yang sangat menyayangi anak yatim, mengasihi umatnya, serta menaruh rasa hormat yang mendalam kepada orang tua dan guru.

 

“Hikmah utama dari peringatan Maulid Nabi hari ini adalah bagaimana anak-anakku sekalian bisa makin berbakti kepada orang tua dan menghormati guru di sekolah. Menghormati guru adalah kunci keberkahan ilmu,” tambahnya.

 

Kepada para pemenang lomba semarak HUT RI, Firmantasi berpesan agar tidak cepat berpuas diri. Sementara bagi siswa yang belum berhasil meraih juara, ia memberi motivasi agar tidak berkecil hati dan terus berjuang.

 

Suasana peringatan Maulid Nabi kian hangat dan menginspirasi saat dua dai cilik berbakat milik MIN 2 Pangkalpinang, Kinara Aisyah dan Arsyila, naik ke atas panggung untuk menyampaikan ceramah agama. Dengan gaya khasnya yang percaya diri dan bernas, kedua siswa tersebut membawakan pesan-pesan moral mengenai pentingnya meneladani akhlak Rasulullah sejak dini.

 

Penampilan memukau dari Kinara dan Asyila tidak hanya mendapat apresiasi meriah dari seluruh hadirin, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa MIN 2 Pangkalpinang berhasil membina potensi, keberanian, serta pemahaman agama para siswanya secara optimal.

 

Kemeriahan peringatan Maulid Nabi di MIN 2 Pangkalpinang ditutup dengan tradisi khas Bangka Belitung, yakni nganggung—makan bersama menggunakan dulang berisi aneka hidangan yang ditutup tudung saji. Kegiatan tradisi lokal ini dapat terlaksana dengan sukses berkat kolaborasi dan kerja sama yang erat antara pihak sekolah dengan paguyuban orang tua wali murid.

 

Suasana keakraban tampak menyelimuti seluruh jajaran Kemenag, tamu undangan, para guru, orang tua, hingga para siswa saat menikmati santapan bersama secara lesehan. Selain melestarikan kearifan lokal, tradisi nganggung ini menjadi sarana ampuh untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat rasa kekeluargaan dan gotong royong di lingkungan MIN 2 Pangkalpinang. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.