Hadiri B2SA Goes to School, Kasubbag TU Kemenag Pangkalpinang: Gizi Seimbang Kunci Fokus Belajar Siswa

oleh -1233 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Dalam upaya merangsang kesadaran pemenuhan gizi seimbang sejak dini, Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang yang juga merupakan Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, Eyde Tusewijaya, menghadiri pembukaan program edukasi gizi B2SA Goes to School di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pangkalpinang, Selasa (28/07).

 

banner 336x280

Kegiatan strategis yang diselenggarakan untuk membentuk pola makan sehat anak usia sekolah ini berlangsung meriah. Kehadiran jajaran pimpinan daerah dan tokoh penggerak literasi gizi mempertegas komitmen bersama dalam membendung isu keterbelakangan gizi serta ancaman stunting pada generasi muda di Kepulauan Bangka Belitung.

 

Turut hadir langsung di lokasi acara, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beserta Ketua TP-PKK Kota Pangkalpinang. Rombongan pengurus TP-PKK tersebut disambut hangat oleh Kepala MIN 2 Pangkalpinang, Asritawani, beserta jajaran dewan guru dan para siswa serta Pengawas Madrasah, Hj. Rohani.

 

Program B2SA Goes to School membawa misi utama untuk mengedukasi para murid agar mulai meninggalkan kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji atau jajanan kurang sehat, dan beralih pada pola makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

 

Dalam kesempatan tersebut, Eyde Tusewijaya menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya MIN 2 Pangkalpinang sebagai fasilitator kegiatan ekosistem pangan sehat ini. Menurutnya, pemenuhan gizi yang tepat pada anak usia sekolah dasar merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi madrasah yang cerdas, sehat, dan berdaya saing tinggi.

 

“Pendidikan gizi tidak bisa dipisahkan dari proses pembelajaran di madrasah. Anak-anak yang mengonsumsi makanan bergizi seimbang akan memiliki fokus belajar yang lebih baik serta daya tahan tubuh yang kuat,” ungkap Eyde.

 

Sementara itu, Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan peran keluarga di rumah. Edukasi B2SA tidak hanya berhenti pada sosialisasi di kelas, tetapi harus diimplementasikan dalam penyediaan bekal harian anak oleh para orang tua.

 

Kepala MIN 2 Pangkalpinang, Asritawani, menyatakan kesiapan pihak madrasah untuk terus mendukung dan mengawal keberlanjutan program ini. Pihaknya berencana mengintegrasikan nilai-nilai B2SA ke dalam pembiasaan harian siswa, termasuk pengawasan terhadap kantin sekolah agar menyajikan panganan yang terjamin mutu dan keamanannya.

 

Melalui sinergitas antara Kementerian Agama, TP-PKK, dan instansi pendidikan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya konsumsi pangan B2SA semakin meluas, sekaligus membawa dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Pangkalpinang. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.