Gubernur Babel: Perda IPR Keluar Hari Ini, Malam Ini Langsung Teken Gratis!

oleh -310 Dilihat
oleh
banner 468x60

Pangkalpinang, Berita-Fakta — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, kembali menunjukkan ketegasan dalam mendorong penyelesaian Izin Pengusahaan Ruang (IPR). Ia menjanjikan penandatanganan Perda IPR pada malam hari yang sama jika DPRD Babel berhasil mengesahkannya hari ini. Pernyataan ini disampaikan di sela-sela klarifikasi isu dana mengendap, Rabu (29/10/2025).

 

banner 336x280

Komitmen cepat Gubernur Babel soal IPR gratis ini menjadi angin segar bagi masyarakat dan pelaku usaha yang menunggu kepastian hukum. Berikut ulasan lengkap mengenai janji Gubernur Hidayat Arsani, progres Perda IPR, hingga kaitannya dengan stabilitas iklim investasi daerah.

 

Hidayat Arsani menegaskan bahwa bola IPR kini berada di tangan DPRD Babel. Ia siap mengeksekusi seketika begitu payung hukumnya rampung.”Jadi sedikit tentang IPR kita, IPR tergantung Pak Dewan. Saya nunggu-nunggu Perda. Perda keluar hari ini, malam kuteken. Bener gak? Perda keluar, malam kuteken. Dan gratis,” ujar Gubernur Hidayat Arsani dengan nada tegas.

 

Pernyataan ini bukan sekadar janji politik, melainkan sinyal kuat kepada DPRD Babel untuk mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang IPR. Dengan menjanjikan proses gratis dan instan, Hidayat ingin memastikan tidak ada lagi hambatan birokrasi bagi masyarakat yang membutuhkan izin pemanfaatan ruang.

 

IPR menjadi salah satu instrumen krusial dalam pengelolaan tata ruang di Provinsi Babel, terutama untuk mendukung investasi, pembangunan infrastruktur, dan kegiatan usaha. Selama ini, proses perizinan sering terkendala payung hukum yang belum tuntas, sehingga menimbulkan ketidakpastian bagi investor.

Dengan janji penandatanganan malam itu juga, Gubernur Hidayat Arsani ingin:

  • ‌Mempercepat realisasi investasi di sektor pertambangan, pariwisata, dan perikanan.
  • ‌Meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang responsif.
  • ‌Menghilangkan biaya tambahan dengan kebijakan IPR gratis.

 

Ketegasan Hidayat soal IPR juga menjadi strategi untuk menjaga iklim investasi di tengah polemik dana mengendap di Bank Sumsel Babel (BSB). Sebelumnya, Gubernur telah mengklarifikasi bahwa isu tersebut hanya kesalahan administrasi, bukan hilangnya dana daerah.

Dengan menunjukkan sikap proaktif pada isu IPR, Pemprov Babel berupaya:

  • ‌Mengalihkan perhatian publik dari kegaduhan ke arah pembangunan konkret.
  • ‌Memberi sinyal bahwa pemerintahan tetap fokus pada agenda pro-rakyat.
  • ‌Menjaga stabilitas kepercayaan investor di tengah isu keuangan daerah.(AW/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.