Gelar Sarjana Hukum Wakil Gubernur Babel Seakan Tanpa Fondasi: Kasus Dugaan Ijazah Palsu Bergeser ke Mabes Polri

oleh -233 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta, Berita-Fakta.com – Bayang-bayang dugaan ijazah palsu yang selama ini menggelayuti Wakil Gubernur Bangka Belitung (Babel), Hellyana, kini beralih ke panggung utama.

Kasus ini tak lagi hanya bermain di ranah lokal Polda Babel, melainkan telah naik kelas ke Mabes Polri.

banner 336x280

Penyelidikan semakin dalam, bak pisau bedah yang membelah kebenaran, dengan memanggil petinggi Universitas Al-Azhar, almamater yang namanya terseret dalam pusaran kasus ini.

 

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Dr. Sulhan, S.Pd., S.H., M.Si., M.Kn., mengungkapkan fakta yang membuat kasus ini semakin pelik.

Pihak kampus, mulai dari Rektor, Dekan Fakultas Hukum, hingga Bendahara Universitas Al-Azhar, telah memberikan keterangan kepada penyidik.

 

Mereka secara serentak menyatakan bahwa nama Hellyana tak pernah terdaftar sebagai mahasiswa.

“Tidak ada sama sekali jejak administrasi yang bisa kita temukan,” ujar Dr. Sulhan.

 

Ia menambahkan bahwa jejak keuangan juga tak ubahnya sebuah gurun pasir yang tandus, tanpa satu pun bukti pembayaran biaya kuliah.

“Beliau enggak pernah sekolah, tapi gelar itu dipakai untuk jabatan publik,” tegasnya.

 

Meskipun belum ada kesimpulan resmi dari pihak kepolisian, Dr. Sulhan menegaskan bahwa ijazah yang digunakan oleh Hellyana tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Apakah itu palsu atau tidak, itu kan kesimpulannya nanti,” katanya.

 

Namun, kata-kata kuncinya jelas: tidak ada jejak registrasi, tidak ada bukti pembayaran, dan tidak ada kewajiban sebagai mahasiswa yang pernah dijalankan.

Semua pintu mengarah pada satu kesimpulan—bahwa ijazah itu ibarat rumah tanpa fondasi, rapuh dan mudah roboh.

 

Kasus ini menjadi sorotan publik, menunjukkan betapa krusialnya integritas dan kejujuran dalam ranah publik.

Aliansi mahasiswa yang melaporkan kasus ini ke Mabes Polri berharap agar kebenaran dapat ditegakkan dan tidak ada lagi oknum yang bermain-main dengan hukum demi kepentingan jabatan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.