PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Kehadiran dua tokoh perempuan inspiratif Kota Pangkalpinang di tengah-tengah riuhnya kompetisi religi berhasil mencuri perhatian publik. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Pangkalpinang, Ny. Hj. Robiah Firmantasi, tampak mendampingi Istri Walikota Pangkalpinang sekaligus Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Ny. Susanti Saparudin, dalam gelaran Lomba Hafalan Yasin Berkelompok di Masjid Ar-Rahman, Selasa (23/06).
Sinergi keanggunan dan kepemimpinan kedua tokoh ini di garis depan seolah menjadi suntikan energi dan motivasi luar biasa bagi para peserta majelis taklim yang tengah berkompetisi.
Menariknya, kehadiran Ny. Hj. Robiah Firmantasi di podium kehormatan tidak hanya membawa panji DWP Kemenag Kota, melainkan juga mengemban amanah besar sebagai perwakilan resmi dari Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan moril yang utuh untuk ibu-ibu majelis taklim. Kolaborasi antara TP PKK, DWP Kemenag Kota, dan Pokja Wilayah adalah bukti bahwa gerakan syiar Al-Qur’an dan penguatan ketahanan keluarga di Pangkalpinang bergerak seiring sejalan,” ungkap Ny. Hj. Robiah Firmantasi di sela-sela acara.
Kehadiran Ny. Susanti Saparudin bersama Ny. Hj. Robiah Firmantasi di Masjid Ar-Rahman menjadi potret indah harmonisasi antara jajaran pemerintah daerah dan instansi vertikal keagamaan. Kedua tokoh ini tampak khusyuk menyimak lantunan hafalan Surat Yasin yang dibawakan secara berkelompok oleh utusan dari berbagai kecamatan.
Bagi Pokja Majelis Taklim Kanwil Kemenag Babel yang diwakili oleh Ny. Hj. Robiah, ajang ini merupakan pilot project yang sangat potensial untuk diduplikasi ke tingkat provinsi, mengingat tingginya antusiasme dan standar kualitas hafalan yang ditunjukkan para peserta.
Ny. Susanti Saparudin selaku Ketua TP PKK Pangkalpinang memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif luar biasa dari Pokja Majelis Taklim Kemenag. Menurutnya, ibu-ibu majelis taklim adalah pilar utama dalam menjaga moralitas generasi muda di rumah.
Dengan pendampingan intensif dari para tokoh perempuan ini, Lomba Hafalan Yasin Berkelompok Tingkat Kota Pangkalpinang tidak sekadar berakhir sebagai seremoni, melainkan menjelma menjadi gerakan kultural yang memperkuat posisi kaum perempuan sebagai penggerak utama dakwah Islam di Kota Beribu Senyuman. (Imelda)











