PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pangkalpinang mendapat penyegaran ilmu dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMP. Acara ini berlangsung di SMP Muhammadiyah pada Jumat (3/10).
Adalah Dr. Kartika Sari, M.Pd.I., Pengawas Madya Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, yang didapuk menjadi narasumber utama. Dalam sesinya, Kartika Sari membawakan materi dengan judul yang menarik, yakni “Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning.”
Dalam paparannya, Kartika Sari fokus memberikan pemahaman mendalam kepada para guru PAI mengenai cara mendesain pembelajaran. Desain tersebut diwajibkan untuk menginternalisasi nilai-nilai cinta yang komprehensif.
“Pembelajaran PAI harus mampu menanamkan nilai-nilai cinta, mulai dari cinta kepada Allah hingga cinta kepada Bangsa dan Negara,” ujarnya, menekankan pentingnya kurikulum yang tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik. Pendekatan deep learning diharapkan mampu memastikan materi yang diajarkan benar-benar meresap dan membentuk karakter siswa.
Kegiatan MGMP PAI SMP ini dibuka secara resmi oleh Sri M.Pd.I., selaku Ketua MGMP PAI SMP. Dalam sambutannya, Sri menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber dan berharap materi yang disampaikan dapat memperkaya khazanah metode mengajar para guru PAI di Pangkalpinang.
Acara ini dihadiri oleh puluhan guru PAI SMP dari berbagai sekolah di Kota Pangkalpinang. Mereka tampak antusias mengikuti pemaparan materi serta sesi diskusi untuk menerapkan konsep kurikulum berbasis cinta dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. (M3L)












