Dari Sekolah hingga Majelis Taklim, Dwiyana Ocviyanti Kemenag Pangkalpinang Gaungkan Pentingnya Pondasi Iman dan Al-Qur’an

oleh -207 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, Dwiyana Ocviyanti, M.Pd., kembali aktif menyebarkan pesan keagamaan di masyarakat. Pada Jumat (03/10), ia mengisi dua agenda ceramah di lokasi yang berbeda, yakni di SDN 11 Pangkalpinang dan Majelis Taklim Suhada.

 

banner 336x280

Dalam kegiatan dakwah tersebut, Dwiyana menyampaikan materi yang disesuaikan dengan audiensnya masing-masing, berfokus pada penguatan akidah dan peningkatan kualitas ibadah.

 

Di hadapan siswa-siswi SDN 11 Pangkalpinang, Dwiyana membawakan naskah ceramah bertajuk “Rukun Islam Pondasi Hidup Seorang Muslim.” Ia menekankan bahwa Rukun Islam merupakan lima tiang utama yang menjadi dasar bagi setiap muslim dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

 

“Rukun Islam yang pertama adalah mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai janji kita untuk taat kepada perintah Allah,” ujar Dwiyana.

 

Ia kemudian menjelaskan secara rinci masing-masing rukun, mulai dari mendirikan salat lima waktu yang disebut sebagai tiang agama, hingga pentingnya menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian sosial.

 

“Anak-anak yang rajin salat akan dijaga hatinya, menjadi anak yang disiplin dan berakhlak baik,” tambahnya.

 

Dwiyana juga mengingatkan siswa tentang makna berpuasa di bulan Ramadan yang melatih kesabaran dan syukur, serta rukun kelima, menunaikan haji bagi yang mampu sebagai penyempurnaan ibadah. Ia menyimpulkan bahwa menjalankan kelima rukun ini akan membuat hidup menjadi lebih baik, hati tenang, dan mendatangkan keberkahan.

 

Sementara itu, pada agenda di Majelis Taklim Suhada, materi yang disampaikan lebih berfokus pada peningkatan kualitas bacaan kitab suci, yaitu melalui kegiatan Mengaji dan Tahsin Al-Qur’an.

 

Dwiyana menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup, petunjuk, dan cahaya bagi seluruh umat Islam. Ia mengajak para anggota majelis taklim untuk tidak hanya sekadar melafalkan huruf, tetapi juga berusaha memperindah bacaan melalui tahsin.

 

“Tahsin adalah memperbaiki cara membaca sesuai dengan tajwid dan makhraj huruf yang benar,” jelasnya.

 

Ia menggarisbawahi bahwa mengaji dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an adalah amalan yang sangat mulia, di mana setiap huruf mendatangkan pahala. Mengutip hadis, Dwiyana menyebutkan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.

 

“Jangan merasa malu untuk belajar, sebab Allah mencintai hamba yang terus berusaha memperbaiki diri,” pesannya. “Dengan mengaji, hati menjadi tenang. Dengan tahsin, bacaan kita menjadi indah. Dan dengan keduanya, insyaAllah hidup kita akan semakin dekat dengan rahmat dan keberkahan Allah.”

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kemenag Pangkalpinang dalam membina umat melalui dakwah dan pendidikan agama, baik di lingkungan sekolah maupun majelis taklim. (M3L)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.