PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Sektor keagamaan dan kepemudaan Buddha di Kota Pangkalpinang mendapat sorotan hangat. Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Misno, mendampingi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Buddha Kemenag RI, Supriyadi, dalam serangkaian agenda kerja maraton yang berfokus pada penguatan moderasi beragama, peninjauan fasilitas ibadah, hingga pembukaan ajang kepemudaan nasional skala besar, Kamis (02/07/2026).
Langkah strategis ini diawali dengan dialog interaktif yang digelar di Vihara Citra Maitreya Pangkalpinang. Pertemuan tatap muka tersebut dihadiri langsung oleh Pembimas, Penyelenggara, staf internal Kemenag, serta jajaran pimpinan Majelis, Lembaga, dan Tokoh-tokoh Agama Buddha setempat. Dialog ini menjadi ruang serap aspirasi sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi antar-elemen umat Buddha di Pangkalpinang.
Usai berdialog, Misno mendampingi Dirjen Bimas Buddha menuju Vihara Vimalakirti Pangkalpinang untuk membuka secara resmi Kegiatan Temu Generasi Muda (TGM) ke-36 Nichiren Shoshu Indonesia (NSI).
Ajang bergengsi skala nasional ini mengusung misi besar dalam memupuk mentalitas dan kepemimpinan pemuda Buddha. Tercatat, pemuda dari 18 provinsi di Indonesia hadir memadati lokasi acara. Perhelatan akbar kaum muda ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 2 hingga 5 Juli 2026.
Tak berhenti di situ, rangkaian kunjungan kerja dilanjutkan dengan agenda peninjauan infrastruktur keagamaan. Supriyadi bersama Misno menyambangi Vihara Kumala Bodhi Pangkalpinang untuk melihat langsung kesiapan operasional sarana umat. Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengecek kondisi Gedung Sekolah Minggu Buddha (SMB) sebagai pusat edukasi generasi masa depan, area Kuti, bangunan utama vihara, Rumah Abu, hingga menyempatkan diri melihat pengelolaan Cafe Vihara Kumala Bodhi yang menjadi pusat pemberdayaan ekonomi atau UMKM berbasis tempat ibadah.
Sebagai penutup rangkaian agenda, Dirjen Bimas Buddha beserta rombongan bertolak ke Vihara Bangka Dhammaram Pangkalpinang. Di sana, mereka meninjau kesiapan lokasi sekaligus menyempatkan diri berdiskusi hangat dengan para Bhikkhu Sangha yang akan melaksanakan Rapat Sangha.
Merespons rangkaian kunjungan kerja maraton yang mendampingi Dirjen Bimas Buddha ini, Penyelenggara Buddha Kemenag Pangkalpinang, Misno, memberikan pernyataan penting terkait dampak positif kehadiran pusat ke daerah.
“Kehadiran Bapak Dirjen Bimas Buddha di Pangkalpinang menjadi energi positif sekaligus motivasi besar bagi kami dan seluruh umat. Mulai dari dialog bersama tokoh agama, pembukaan TGM nasional yang menyatukan pemuda dari 18 provinsi, hingga peninjauan fasilitas vihara, semuanya menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam membina umat,” ujar Misno.
Ia juga menambahkan bahwa diskusi bersama Bhikkhu Sangha di Vihara Bangka Dhammaram menjadi momentum krusial untuk memastikan sinergi yang harmonis antara pemerintah dan tokoh agama. “Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dan fasilitas yang telah ditinjau ini dapat terus mengoptimalkan pelayanan keagamaan serta mencetak generasi muda Buddha yang unggul dan moderat,” pungkasnya. (Imelda)











