PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Dalam upaya menekan angka buta aksara Al-Qur’an di kalangan remaja, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang resmi memulai seleksi pemetaan bacaan Al-Qur’an bagi siswa SMP Negeri 2 Pangkalpinang, Rabu (22/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini merupakan bentuk sinergi strategis antara Kemenag Kota Pangkalpinang dan pihak SMPN 2 Pangkalpinang. Fokus utama dari seleksi ini adalah untuk mengidentifikasi serta mengklasifikasikan kemampuan membaca Al-Qur’an para siswa secara akurat.
Program ini dirancang bukan sekadar sebagai ujian, melainkan sebagai langkah basis data (mapping) untuk memisahkan antara siswa yang sudah mahir, siswa yang masih dasar, hingga siswa yang sama sekali belum mengenal huruf hijaiyah.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak didik yang lulus dari bangku sekolah menengah tanpa bekal kemampuan membaca Al-Qur’an yang mumpuni. Pemetaan ini adalah fondasi untuk menentukan metode pembinaan yang tepat ke depannya,” ujar Awal Susilo salah satu penyuluh.
Kerja sama ini disambut positif oleh pihak sekolah. Dengan adanya keterlibatan langsung dari para penyuluh profesional Kemenag, diharapkan proses pembelajaran agama di sekolah dapat lebih terukur dan menyentuh substansi kemampuan literasi Al-Qur’an siswa.
Beberapa poin utama dalam agenda ini meliputi:
– Identifikasi Dini: Mengetahui jumlah pasti siswa yang memerlukan pendampingan intensif.
– Klasifikasi Kelas: Mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan (Iqro hingga Tadarus).
– Pembinaan Berkelanjutan: Penyusunan jadwal bimbingan rutin bagi siswa yang masuk kategori belum lancar membaca.
Melalui gerakan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an ini, Kemenag Kota Pangkalpinang berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pembinaan ke sekolah-sekolah umum lainnya, demi menciptakan generasi muda yang religius dan literat terhadap kitab suci. (Imelda)














