Badai Fitnah Terjang Menkiong: Tiga Media Online Dilaporkan ke Polisi atas Tudingan Beking Tambang Ilegal

oleh -518 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA BARAT, BERITA-FAKTA.COM – Petir menyambar di siang bolong bagi Menkiong, seorang pengusaha yang namanya tiba-tiba terseret badai fitnah sebagai beking tambang timah ilegal di Teluk Inggris, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Tak tinggal diam, Menkiong menggenggam palu keadilan dan secara resmi melaporkan tiga media online ke Polres Bangka Barat pada Senin (7/7/2025).

 

banner 336x280

Bagaikan disambar petir di siang bolong, Menkiong mengaku terkejut dan murka saat namanya menari-nari dalam narasi fitnah di beberapa portal berita. “Hari ini saya resmi membuat laporan ke Polres Bangka Barat, ini sudah fitnah, berita hoax, mencemarkan nama baik,” ujarnya dengan nada bergetar, seolah api kemarahan membakar relung hatinya.

 

Menurut Menkiong, tuduhan bagaikan racun yang menyebar dalam berita tersebut telah mencemarkan nama baiknya secara membabi-buta. Ia disebut sebagai aktor kunci dan penghubung dengan aparat penegak hukum dalam pusaran tambang ilegal. Padahal, selama 23 tahun hidupnya, ia tak pernah sekalipun menyentuh dunia kelam pertambangan timah.

 

Dengan mata nanar dan hati teriris, Menkiong berharap pihak kepolisian dapat memanggil dan memeriksa oknum wartawan serta pimpinan redaksi yang telah menorehkan luka dalam pada nama baiknya. “Saya tidak akan mentolelir masalah ini kalau sudah melapor tidak ada kata damai, jangan jadi kebiasaan wartawan menzolimi dan menulis sembarangan tanpa konfirmasi kebenaran berita dengan yang bersangkutan,” tegasnya, seolah melafalkan sumpah di bawah rembulan.

 

Menkiong bukanlah sosok yang gentar menghadapi badai. Ia tidak hanya melaporkan wartawan yang menulis berita, tetapi juga menggiring pimpinan redaksi ke meja hijau, karena terbitnya suatu berita ibarat anak panah yang melesat dari busur dan melalui persetujuan pimpinan redaksi.

 

“Semua saya laporkan dan kalau terbukti medianya saya minta di cabut izinnya,” ungkapnya, menunjukkan keteguhan hati bagaikan karang di tengah samudra.

 

Sementara itu, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasat Reskrim AKP Fajar Riansyah Pratama membenarkan adanya laporan tersebut. “Benar ada laporan terkait pemberitaan dan sedang dalam penyelidikan,” ujarnya, memberikan secercah harapan di tengah badai. (MJ001)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.