PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Sebanyak 92 asesor dari berbagai instansi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk dua perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, mengikuti kegiatan Penyegaran Asesor Instrumen PAUD Tahun 2025 yang diselenggarakan secara daring pada 25-26 Juli 2025 melalui platform Zoom Meeting, difasilitasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (BAN-PDM) Provinsi Bangka Belitung.
Kegiatan penyegaran ini menjadi krusial dalam menyamakan persepsi para asesor terhadap instrumen akreditasi terbaru untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas profesionalisme dan integritas para asesor dalam menjalankan tugas mereka.
Perwakilan BAN-PDM Bangka Belitung dalam sambutannya menekankan bahwa penyempurnaan instrumen PAUD tahun ini lebih menitikberatkan pada prinsip pendidikan anak usia dini yang berkualitas, ramah anak, dan berkelanjutan. Hal ini menjadi landasan penting bagi para asesor untuk memahami esensi akreditasi yang berdampak langsung pada mutu layanan PAUD.
Materi yang diberikan dalam penyegaran ini cukup komprehensif, meliputi:
* Pemahaman mendalam terhadap struktur dan butir instrumen PAUD 2025.
* Strategi asesmen dan validasi data di lapangan.
* Diskusi studi kasus berdasarkan pengalaman asesmen sebelumnya.
* Penguatan etika kerja bagi asesor.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh asesor di Bangka Belitung dapat melaksanakan proses akreditasi dengan lebih akurat, objektif, dan berdampak nyata dalam peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAN-PDM dalam mendukung transformasi pendidikan melalui gerakan #PendidikanBermutuUntukSemua.
Dra. Suarni, M.Pd.I., dan Robinson. M.Pd., perwakilan dari Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menjadi peserta, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Penyegaran instrumen ini sangat penting bagi kami para asesor, terutama dengan adanya pembaharuan instrumen PAUD 2025 yang lebih fokus pada kualitas dan keberlanjutan. Materi yang disampaikan sangat relevan dan membantu kami menyamakan persepsi agar proses akreditasi nantinya lebih seragam dan objektif,” ujar Dra. Suarni. M.Pd.I.
“Kami berharap, dengan bekal ilmu yang didapat dari penyegaran ini, kami dapat berkontribusi secara maksimal dalam memastikan PAUD di Bangka Belitung semakin berkualitas dan memberikan layanan terbaik bagi anak-anak.” pungkasnya. (M3L)












