249 PPKS Pangkalpinang Terima Bantuan dari Program Atensi Kemensos untuk Nelayan

oleh -419 Dilihat
oleh
Penyerahan dari Walikota Pangkalpinang bagi nelayan yang terdampak dalam program Atensi Kemensos 2026 (Foto Eji A.D/ Berita-Fakta)
Penyerahan dari Walikota Pangkalpinang bagi nelayan yang terdampak dalam program Atensi Kemensos 2026 (Foto Eji A.D/ Berita-Fakta)
banner 468x60

Berita-Fakta — Pemerintah Kota Pangkalpinang menyalurkan bantuan sosial kepada 249 nelayan dan lansia rentan melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Kementerian Sosial RI. Penyaluran simbolis digelar di Kompleks Rusunawa Kota Pangkalpinang pagi ini, Kamis (5/3/2026).

 

banner 336x280

Setiap penerima mendapatkan paket bantuan senilai Rp1.342.219 yang berisi sembako, perlengkapan mandi, alat dapur rumah tangga, hingga peralatan kerja khusus nelayan seperti jaring ikan. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp334.212.610.

 

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin, Ph.D., menjelaskan bahwa bantuan ini difokuskan pada nelayan yang terdampak masa paceklik akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi sejak November 2025 hingga Januari 2026.

 

“Karena nelayan ini ada masa paceklik kemarin dari bulan November, Desember, dan Januari, nah jadi kita salurkan bantuan kepada nelayan ini yang tidak bisa melaut,” ujar Saparudin dalam sambutannya.

 

Ia menambahkan, kondisi cuaca buruk selama tiga bulan membuat banyak nelayan kehilangan sumber penghasilan utama, sehingga intervensi bantuan sosial menjadi langkah krusial untuk menjaga ketahanan ekonomi keluarga di tengah tantangan tersebut.

 

Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Khotaman Barka, menjelaskan proses penetapan penerima dilakukan melalui verifikasi faktual dan data kemiskinan berbasis desil.

 

“Dari total lebih dari 900 nelayan di Pangkalpinang, hanya mereka yang masuk kategori desil 1 hingga 5 atau berpendapatan paling rendah yang ditetapkan sebagai penerima. Total bantuan kali ini mencapai Rp334.212.610 rupiah,” terang Khotaman.

 

Program Atensi Kemensos ini memang dirancang untuk memberikan bantuan langsung kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang paling rentan, termasuk nelayan kecil, lansia, dan kelompok marginal lainnya.

 

Penyaluran kali ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek untuk meringankan beban hidup, tetapi juga wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat paling rentan di tengah dampak perubahan iklim dan fluktuasi ekonomi.

 

Wali Kota Saparudin berharap bantuan ini dapat membantu nelayan kembali bangkit saat musim melaut normal tiba, sekaligus mendorong ketahanan pangan keluarga di Kota Pangkalpinang.

 

Program Atensi sendiri terus digulirkan Kemensos di berbagai daerah, termasuk Babel, sebagai bagian dari upaya nasional mengurangi kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kesejahteraan sosial.(DK/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.