Tingkatkan Kualitas Pembelajaran PAI Berbasis Digital, Roswita Laksanakan Supervisi Akademik di SD Islam Al Azhar 71 Pangkalpinang

oleh -89 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang inovatif, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, Pengawas PAI Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Roswita, melaksanakan supervisi akademik melalui observasi kelas di SD Islam Al Azhar 71 Pangkalpinang, Kamis (22/10/2026).

 

banner 336x280

Kegiatan supervisi tersebut didampingi oleh Kepala SD Islam Al Azhar 71 Pangkalpinang, M. Saechu. Adapun guru PAI yang menjadi sasaran supervisi adalah Siti Khozami dan M. Agil Adibi, yang masing-masing melaksanakan pembelajaran di kelas.

Melalui observasi langsung, Roswita mengamati proses pembelajaran yang berlangsung, mulai dari pengelolaan kelas, strategi penyampaian materi, keterlibatan peserta didik, hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pendukung pembelajaran.

 

Salah satu hal yang menarik dalam kegiatan supervisi kali ini adalah kemahiran guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran. Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi nilai positif dalam menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, dinamis, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di era digital.

 

Menurut Roswita, penguasaan teknologi digital oleh guru merupakan modal penting dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Namun, pemanfaatan teknologi hendaknya tidak hanya berorientasi pada penggunaan perangkat atau media digital, tetapi juga harus mampu meningkatkan pemahaman, partisipasi, kreativitas, dan kemandirian peserta didik.

 

“Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran merupakan langkah positif untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna. Guru perlu memastikan bahwa teknologi yang digunakan benar-benar mendukung pencapaian tujuan pembelajaran serta mendorong peserta didik untuk aktif terlibat dalam proses belajar,” ungkap Roswita.

 

Ia juga menekankan pentingnya penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student-centered learning). Guru diharapkan tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya, berdiskusi, mengeksplorasi informasi, dan membangun pemahaman secara mandiri. Dalam pembelajaran PAI, pendekatan tersebut sangat penting agar peserta didik tidak hanya memahami pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu menghayati dan menerapkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

 

Dengan demikian, integrasi teknologi digital perlu tetap diarahkan pada penguatan karakter, akhlak mulia, dan pembiasaan perilaku terpuji. Kepala SD Islam Al Azhar 71 Pangkalpinang, M. Saechu, turut mendampingi pelaksanaan supervisi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi profesional guru dan penguatan mutu pembelajaran di sekolah.

 

Melalui kegiatan ini, supervisi akademik diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan pemantauan, tetapi juga menjadi sarana refleksi, pendampingan, dan perbaikan berkelanjutan bagi guru dalam mengembangkan praktik pembelajaran yang efektif dan inovatif.

 

Pelaksanaan supervisi akademik di SD Islam Al Azhar 71 Pangkalpinang menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong transformasi pembelajaran PAI yang responsif terhadap perkembangan teknologi, tetap berorientasi pada kebutuhan peserta didik, serta berlandaskan penguatan karakter dan nilai-nilai keislaman.

 

Dengan guru yang cakap digital, pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, dan supervisi akademik yang berkelanjutan, mutu Pendidikan Agama Islam diharapkan semakin meningkat dan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan zaman. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.